Amazon Siapkan 5.105 Satelit untuk Tingkatkan Fitur Satelit iPhone

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 00:46:31 WIB
Amazon ajukan izin orbitkan 5.105 satelit untuk dukung layanan satelit iPhone dan Apple Watch.

SUMATERA BARAT — Amazon melalui divisi Project Kuiper—yang kini berganti nama menjadi Amazon Leo—resmi mengajukan permohonan ke Federal Communications Commission (FCC) untuk mengorbitkan 5.105 satelit komunikasi. Konstelasi ini dirancang untuk menyediakan layanan suara, data, pesan, hingga panggilan darurat langsung dari perangkat seluler, termasuk iPhone, tanpa perlu menara seluler di sekitar.

Jaringan Satelit untuk Perangkat Apple

Amazon Leo sebelumnya sudah mengumumkan kesepakatan dengan Apple untuk menopang fitur satelit di iPhone dan Apple Watch. Layanan yang bakal didukung meliputi Emergency SOS via satelit, Messages via satelit, Find Me lewat satelit, dan Roadside Assistance via satelit.

Dalam blog resmi yang mengumumkan rencana satelit ini, Amazon secara khusus menyoroti kemitraannya dengan Apple. Kedua raksasa teknologi itu juga akan berkolaborasi mengembangkan layanan satelit masa depan menggunakan jaringan yang diperluas nanti.

Spektrum Globalstar dan Strategi Akuisisi

Apple selama ini mengandalkan Globalstar untuk fitur satelit di iPhone dan Apple Watch Ultra 3. Amazon kini dalam proses mengakuisisi Globalstar. Kesepakatan antara Apple dan Amazon memungkinkan Globalstar tetap beroperasi berdampingan dengan jaringan Leo milik Amazon.

Dengan kata lain, infrastruktur satelit Apple ke depan akan ditenagai oleh dua entitas sekaligus: Globalstar dan Amazon Leo. Spektrum milik Globalstar akan digunakan oleh konstelasi Amazon untuk menjangkau perangkat dengan chipset satelit yang kompatibel.

Lima Orbital Shell untuk Cakupan Global

Amazon merencanakan lima orbital shell yang masing-masing melayani wilayah berbeda. Tiga shell akan menyasar area padat penduduk, sementara dua lainnya memperluas jangkauan hingga ke kawasan kutub.

Perusahaan menjanjikan peningkatan kecepatan dan throughput dibandingkan layanan satelit eksisting. Sistem ini dirancang agar bisa menjangkau perangkat apa pun yang memiliki chipset satelit, tanpa perlu perangkat keras tambahan.

Jadwal dan Regulasi

Proses merger Amazon dengan Globalstar ditargetkan rampung pada 2027 setelah mendapatkan persetujuan regulator. Penggelaran satelit perdana direncanakan dimulai pada 2028, menunggu lampu hijau dari FCC atas aplikasi yang baru diajukan.

Belum ada kepastian apakah layanan ini akan menjangkau pasar Indonesia. Namun, mengingat iPhone resmi dijual di Indonesia dan fitur Emergency SOS via satelit sudah aktif di beberapa model terbaru, bukan tidak mungkin pengguna lokal ikut menikmati peningkatan kualitas koneksi satelit dalam beberapa tahun ke depan.

Langkah Amazon ini mempertegas persaingan di sektor komunikasi satelit konsumen. Starlink milik SpaceX sudah lebih dulu beroperasi, sementara Apple dan Amazon kini memilih bergabung lewat infrastruktur bersama untuk memperkuat layanan darurat dan pesan di area tanpa sinyal seluler.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: macrumors.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top