PULAU PUNJUNG — Ratusan personel Polres Kabupaten Dharmasraya mendapat pemahaman langsung soal seluk-beluk Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam sosialisasi yang digelar BPJS Kesehatan Cabang Solok di aula setempat, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi peserta agar layanan kesehatan bisa dimanfaatkan secara optimal.
Materi yang Disampaikan: dari FKTP hingga Aplikasi Mobile JKN
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Subagus, hadir sebagai narasumber utama. Ia memaparkan mekanisme kepesertaan, mulai dari prosedur berobat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), alur rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), hingga berbagai inovasi layanan digital yang sudah dikembangkan.
Subagus menekankan pentingnya memastikan status kepesertaan tetap aktif. “Melalui kegiatan sosialisasi ini kami berharap seluruh personel Polres Kabupaten Dharmasraya semakin memahami mekanisme pelayanan Program JKN, mulai dari pentingnya memastikan status kepesertaan tetap aktif, alur pelayanan kesehatan yang benar, hingga pemanfaatan berbagai kanal layanan digital BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Layanan Digital yang Bisa Diakses Tanpa ke Kantor
Dalam sesi tersebut, Subagus mengajak peserta memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi PANDAWA, serta Care Center 165. Tiga kanal ini, kata dia, bisa digunakan untuk memperoleh informasi atau menyelesaikan urusan administrasi kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
Program JKN sendiri merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat. Literasi peserta menjadi faktor krusial agar setiap peserta memahami hak sekaligus kewajiban yang harus dipenuhi.
Sesi Tanya Jawab: Perubahan Data hingga Cara Aktifkan Kembali Status Kepesertaan
Sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar perubahan data kepesertaan, prosedur perpindahan fasilitas kesehatan, mekanisme pelayanan rujukan, hingga tata cara mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN yang nonaktif. Seluruh pertanyaan dijawab langsung oleh narasumber sehingga peserta mendapat gambaran yang lebih jelas.
BPJS Kesehatan berharap sinergi dengan berbagai instansi, termasuk Polres Kabupaten Dharmasraya, bisa terus memperluas literasi masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, peserta dinilai akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan secara cepat dan tanpa kendala.