SOLOK SELATAN — Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi menegaskan stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Solok Selatan tidak bisa dijaga oleh aparat kepolisian seorang diri. Sebagai putra asli daerah, ia mengajak seluruh elemen mulai dari Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga insan pers untuk bersatu menciptakan lingkungan yang harmonis dan bebas gangguan kamtibmas.
Pernyataan ini disampaikan Kapolres dalam kesempatan silaturahmi bersama sejumlah pihak di Solok Selatan, belum lama ini. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam membangun wilayah yang semakin tertib dan memberikan rasa aman bagi seluruh warganya.
Menurut AKBP Andreanaldo, upaya menjaga keamanan tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara unsur Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat.
"Sinergi yang baik antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan media akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Solok Selatan yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," tegasnya.
Ia optimistis, dengan dukungan semua pihak, situasi kondusif yang sudah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga mengajak insan pers untuk terus menjadi mitra strategis kepolisian. Ia berharap media menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan membangun.
Media dinilai mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara positif. Hal itu diyakini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap berbagai upaya menjaga keamanan di Solok Selatan.
AKBP Andreanaldo yang merupakan putra asli daerah itu mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk turut menghadirkan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Solok Selatan.