Smelter Freeport di Gresik Kembali Beroperasi Penuh, Pasokan Konsentrat dari Papua Mengalir Lagi

Penulis: Fadhli Usman  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:52:01 WIB
Smelter Freeport di Gresik kembali beroperasi penuh setelah pasokan konsentrat dari Papua mengalir lagi.

SUMATERA BARAT — Langkah pemulihan operasional smelter senilai miliaran dolar ini tidak berjalan mulus. Pabrik pengolahan tembaga milik Freeport di Gresik sempat berhenti total akibat insiden kebakaran pada Oktober 2024. Kini, dengan masuknya kembali bahan baku dari Tambang Grasberg, manajemen optimistis target produksi katoda tembaga dapat segera tercapai.

Pasokan Mengalir, Target Produksi Katoda Tembaga Menguat

Tony Wenas mengonfirmasi aliran konsentrat dari Papua telah kembali mengalir ke smelter di Gresik. Kondisi ini menandai babak baru bagi pabrik berkapasitas input hingga 2 juta ton konsentrat per tahun tersebut. "Pasokan sudah masuk kembali," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Republika, Senin (17/2).

Dengan pulihnya jalur pasokan, Freeport menargetkan produksi katoda tembaga mencapai 900 ribu ton per tahun. Angka tersebut merupakan kapasitas penuh dari smelter yang berdiri di lahan seluas 100 hektare. Sebelumnya, target produksi pada 2025 sempat diragukan akibat gangguan operasional.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top