PADANG PANJANG — Antusiasme peserta terlihat sejak titik start di depan BRI. Mereka menempuh rute sepanjang 3,2 kilometer melewati AB Mart, Paris Swalayan, Polres, Tanah Hitam, hingga Simpang PDAM sebelum kembali finis di Jalan Sudirman. Beragam busana dan kreasi ditampilkan setiap regu, menjadikan perlombaan ini lebih dari sekadar adu kecepatan.
Ketepatan waktu memang menjadi penilaian utama, tetapi kekompakan barisan dan kedisiplinan kelompok juga menentukan. Suasana makin semarak dengan kehadiran kontingen dari luar kota, sebuah sinyal bahwa ajang ini telah menjadi ruang silaturahmi antarsekolah.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menyebut partisipasi sekolah dari Batipuh dan X Koto menunjukkan dampak positif kegiatan ini. Menurutnya, kompetisi ini bukan hanya soal menjadi yang tercepat, tetapi juga tentang mempererat hubungan antarwilayah.
"Melalui kegiatan ini kita tidak hanya menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarwilayah," ujar Allex.
Ia juga mengapresiasi para guru dan pelatih yang mendampingi peserta sejak masa persiapan. Allex menilai penampilan apik para pelajar merupakan hasil latihan, kedisiplinan, serta kerja sama yang dibangun secara konsisten.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nasrul menjelaskan, lomba ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan. Selain gerak jalan, lomba drumband antarsekolah juga digelar hingga 13 Agustus 2026.
Nasrul menegaskan bahwa perlombaan ini dirancang untuk membentuk karakter peserta didik. Para siswa dilatih untuk disiplin, tepat waktu, sportif, mampu bekerja sama, serta berani menampilkan kreativitas di depan umum.
"Dengan semangat kompetisi yang sehat dan kebersamaan yang terbangun, rangkaian kegiatan HUT RI diharapkan menjadi pengalaman positif bagi peserta didik sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini," ucapnya.
Di sela-sela kemeriahan, Allex mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kerapian Kota Padang Panjang. Imbauan ini disampaikan mengingat rangkaian acara HUT RI akan berlangsung beberapa hari ke depan.
"Mari kita jadikan peringatan 17 Agustus sebagai momentum untuk memperkuat semangat cinta tanah air, persatuan dan kebersamaan dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan jaya," katanya.
Pantauan di lokasi, warga memadati sisi jalan untuk menyaksikan penampilan para pelajar. Sorak-sorai penonton menambah semarak suasana pagi itu, seolah menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan masih hidup di generasi muda Sumatera Barat.