PADANG PANJANG — Ribuan mata memandang ke arah barisan seragam coklat muda yang berdiri tegap di halaman Balai Kota Padang Panjang, Senin pagi. Mereka adalah 762 pramuka penggalang terpilih yang akan membawa nama Sumatera Barat ke Jambore Nasional (Jamnas) XII-2026 di Jakarta. Pelepasan kontingen ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari misi besar: memperkenalkan jati diri Minangkabau ke panggung nasional.
Kontingen yang terdiri dari peserta, pimpinan kontingen, pembina pendamping, dan unsur pendukung ini akan mengikuti kegiatan selama sepekan, mulai 14 hingga 20 Agustus 2026. Keberangkatan dari Kota Padang Panjang dipilih bukan tanpa alasan, melainkan memiliki makna simbolis tersendiri bagi perjalanan kontingen.
Pesan Ketua Kwarda: Jaga Sikap dan Bawa Nama Baik Daerah
Audy Joinaldy, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Barat, menekankan bahwa partisipasi dalam Jamnas bukan sekadar mengikuti agenda nasional. Ia mendorong para peserta untuk aktif memperkenalkan kekayaan budaya Sumbar dan membangun solidaritas dengan pramuka dari seluruh Indonesia.
"Selamat mewakili Sumatera Barat. Jaga sikap, perkenalkan budaya Sumbar dan miliki solidaritas serta persatuan dengan daerah lain," ujar Audy di hadapan para peserta.
Menurutnya, Jamnas adalah kesempatan berharga bagi para pramuka untuk memperoleh pengalaman baru dan memperluas pergaulan. Momen ini juga menjadi ruang belajar langsung dari pramuka yang datang dari berbagai penjuru negeri dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda.
Falsafah Minangkabau Jadi Pegangan Selama di Jakarta
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis yang juga menjabat sebagai Ketua Mabicab Kwartir Cabang 12 Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang mengingatkan para peserta untuk memegang teguh nilai-nilai jati diri Minangkabau. Ia menyebut falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai pedoman berperilaku selama berada di tanah orang.
"Dari Kota Padang Panjang inilah adik-adik memulai perjalanan membawa nama Sumatera Barat. Kami berharap perjalanan ini menjadi awal dari pengalaman yang baik dan prestasi yang membanggakan," tuturnya.
Hendri berpesan agar seluruh kontingen menunjukkan sikap disiplin, santun, mandiri, dan bertanggung jawab selama mengikuti Jamnas. Ia juga berharap ajang ini menjadi ruang untuk memperluas wawasan, memperbanyak persahabatan, dan mengenal keberagaman budaya Indonesia.
Padang Panjang Jadi Titik Awal, Pengalaman Jadi Bekal Kepulangan
Prosesi pelepasan turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Pj. Sekretaris Daerah Kuartini Deti Putri, Kepala Kantor Kementerian Agama Mukhlis M, serta Danyon Brimob Kompol Jendrival. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap keberangkatan kontingen.
Audy Joinaldy mengapresiasi Pemerintah Kota Padang Panjang yang telah memfasilitasi pelepasan kontingen Sumbar. Dukungan logistik dan penyelenggaraan upacara yang baik dinilai menjadi modal penting bagi kelancaran keberangkatan.
Setelah rangkaian Jamnas usai, para peserta diharapkan kembali ke Sumatera Barat dengan membawa pengalaman berharga. Bekal tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter, jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat.