Pemprov Sumbar Raih Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026, Insentif Fiskal Rp 3,5 Miliar Disiapkan untuk Perkuat Pendidikan dan Lingkungan

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:37:01 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menerima dua penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Batam, Rabu (12/8/2026).

BATAM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di kancah nasional. Pada ajang Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera yang digelar di Batam, Rabu malam (12/8/2026), Sumbar berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dan menjadi satu-satunya provinsi di regional tersebut yang menang di dua kategori berbeda.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian kepada Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Dengan hasil ini, Sumbar berhak atas insentif fiskal total Rp 3,5 miliar.

Rincian Insentif dan Kategori yang Dimenangkan

Dari total insentif tersebut, Sumbar meraih juara pertama untuk kategori ASRI (Pengelolaan Sampah dan Lingkungan) dengan insentif fiskal Rp 2 miliar. Sementara itu, untuk kategori Akses dan Layanan Pendidikan, Sumbar menempati posisi kedua dan mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp 1,5 miliar.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni menjelaskan, terdapat empat kategori utama yang menjadi fokus penilaian tahun ini. Selain dua kategori yang dimenangkan Sumbar, penilaian juga mencakup akses dan kualitas layanan kesehatan serta implementasi dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah dari Pemerintah Pusat.

Penilaian Berbasis Data dan Peninjauan Lapangan

Agus menambahkan, proses penilaian tidak hanya dilakukan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kementerian/lembaga terkait, dan SIPD. Tim penilai juga melakukan verifikasi melalui peninjauan lapangan, paparan, serta wawancara untuk memastikan capaian program benar-benar berdampak.

Indikator yang digunakan mencakup capaian program, inovasi yang dilakukan, dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kualitas layanan dasar, hingga sinergi pemerintah daerah dengan berbagai pihak. Hal ini memastikan penghargaan yang diberikan benar-benar mencerminkan kinerja nyata di lapangan.

Wagub Sumbar: Penghargaan Bukan Tujuan Akhir

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan. Namun, ia mengingatkan agar capaian ini tidak membuat pemerintah berpuas diri.

“Ini apresiasi untuk kerja bersama. Tapi bagi kita, penghargaan bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana kinerja pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Kalau hari ini kita mendapat penghargaan, ke depan standar kerja kita harus lebih tinggi lagi,” ujar Vasko.

Ia menekankan bahwa penghargaan ini justru menjadi cambuk untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran. “Jangan sampai kita berhenti karena sudah mendapat penghargaan. Justru ini menjadi cambuk untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran. Kita ingin masyarakat yang merasakan hasilnya,” tegasnya.

Fokus Ke Depan: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Vasko menyebutkan bahwa insentif fiskal yang diterima akan dioptimalkan untuk memperkuat program yang telah berjalan, khususnya di bidang pengelolaan lingkungan dan pendidikan. Pihaknya memastikan setiap rupiah digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kita syukuri penghargaan ini, kita jadikan motivasi, dan kita pastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya. Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian berharap penghargaan ini dapat memotivasi daerah lain untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. [*/adpsb]

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: padangkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top