BUKITTINGGI — Ikatan keluarga besar pedagang kios atau toko pertanian se-Sumatera Barat resmi digagas sebagai wadah bersama. Penggagasnya, Eliana, menyebut pembentukan asosiasi ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga kebutuhan mendesak untuk menghadapi persoalan usaha yang selama ini dihadapi secara sendiri-sendiri.
"Kami dari ikatan keluarga besar pedagang kios atau toko pertanian se-Sumatera Barat selain silaturahmi juga menjalin kerja sama yang lebih kuat dan akurat lagi untuk kenyamanan dan keamanan bersama," kata Eliana di Bukittinggi, Senin.
Belum Ada Wadah Resmi Sebelumnya
Menurut Eliana, selama ini para pelaku usaha toko pertanian di Sumbar belum memiliki lembaga formal yang menaungi mereka. Padahal, sektor ini merupakan salah satu penyumbang pemasukan daerah terbesar melalui rantai distribusi pupuk, benih, dan alat pertanian.
"Makanya kita perlu peningkatan-peningkatan ke sana. Sebelumnya belum ada lembaga resmi dari pedagang kios pertanian ini," ujarnya.
Anggota: Dari Distributor hingga Kuasa Hukum
Himpunan ini tidak hanya berisi pedagang dan distributor. Eliana menyebutkan, keanggotaan juga melibatkan kuasa hukum serta pemerhati dari kalangan media massa. Komposisi ini dinilai penting untuk memberikan pendampingan dan edukasi kepada para pedagang.
Kehadiran pendamping hukum menjadi krusial lantaran kerap muncul kendala di lapangan. Pemeriksaan dari aparatur hukum, aturan soal barang habis masa edar (expired), hingga tata niaga barang subsidi menjadi persoalan klasik yang butuh pemahaman bersama.
Sarana Pertukaran Informasi Bisnis
Ke depan, asosiasi ini dirancang sebagai pusat informasi terbaru bagi para anggotanya. Targetnya, para pemilik toko bisa mendapatkan data akurat yang membantu mereka meningkatkan penjualan tanpa melanggar regulasi yang berlaku.
"Bagaimana toko pertanian bisa aman, nyaman serta lebih meningkat lagi penjualannya dari sebelumnya," tegas Eliana.
Penguatan kerja sama antarpedagang menjadi tujuan utama lainnya. Dengan satu suara, kepentingan pelaku usaha toko dan kios pertanian diharapkan bisa dikomunikasikan secara bersama kepada pemangku kepentingan terkait.
Eliana mengungkapkan, rumusan lebih lanjut mengenai struktur dan program kerja organisasi akan dibahas bersama para pelaku usaha dalam waktu dekat.