SUMATERA BARAT — Darmawan memantau langsung kesiapan sistem kelistrikan dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu malam (15/8). Ia terhubung secara virtual dengan jajaran direksi di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat.
Sejak awal Agustus, seluruh unit pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, hingga distribusi telah diperiksa satu per satu. "Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar," ujar Darmawan dalam konferensi pers.
Untuk lokasi upacara di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan berlapis hingga lima tingkat. Lapisan tersebut meliputi pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), Uninterruptible Power Supply (UPS), hingga genset cadangan.
PLN juga menyiagakan 1.517 unit genset, 559 unit UPS, dan 1.286 unit gardu bergerak sebagai cadangan pasokan listrik. Untuk mempercepat penanganan gangguan di lapangan, perusahaan menyiapkan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
Darmawan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, serta Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan Mineral Batubara. Menurutnya, koordinasi lintas kementerian menjadi kunci utama dalam memastikan keandalan pasokan listrik nasional.
Di tengah persiapan HUT RI, PLN juga bergerak cepat menangani dampak gempa di Flores, NTT. Tim teknis langsung diterjunkan begitu gempa terjadi tanpa menunggu instruksi lanjutan. Hingga Sabtu sore, 11 gardu induk yang sempat terdampak telah kembali bertegangan dan proses penormalan dilakukan bertahap hingga ke pelanggan.
PLN berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri dalam proses pemulihan ini. Beberapa lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa, namun pemulihan terus dikejar dengan mengutamakan keselamatan petugas dan warga.
Sementara itu, sistem kelistrikan Kalimantan yang sempat terganggu pada sisi pembangkit kini berangsur pulih. "Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik," kata Darmawan.
Darmawan menegaskan seluruh jajaran PLN dalam status siaga penuh menghadapi momen kemerdekaan tahun ini. "Semangat perjuangan para pendahulu kami lanjutkan melalui pengabdian. PLN hari ini all out, fokus total," pungkasnya.