Uji Jalan MGS5 EV Jakarta-Sentul Sepanjang 120 Km, Baterai Turun 18 Persen

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42:01 WIB
Uji jalan MGS5 EV menempuh rute Jakarta-Sentul sejauh 120 kilometer dengan konsumsi baterai turun 18 persen.

SUMATERA BARAT — Uji coba ini bukan sekadar tes jalan santai. Rute yang diambil melewati kemacetan khas Jakarta, jalan tol, hingga tanjakan di kawasan Sentul. Kami memulai perjalanan dari kantor SINDOnews di Kebon Sirih, melaju ke arah Sentul City, Bogor, lalu berbalik arah kembali ke titik awal. Total akumulasi jarak yang tercatat mencapai kurang lebih 120 kilometer.

Efisiensi Baterai: 18 Persen untuk 120 Kilometer

Hasil paling mencolok dari pengujian ini adalah konsumsi daya yang rendah. Sepanjang perjalanan pulang-pergi sejauh 120 km, indikator baterai hanya berkurang 18 persen. Jika dihitung kasar, motor ini mampu menempuh jarak yang jauh lebih panjang dari perkiraan awal.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa rute yang dipilih tidak terlalu ekstrem. Kombinasi jalan tol dan jalan perkotaan dengan kecepatan sedang tentu menghasilkan efisiensi yang berbeda dibandingkan pemakaian harian dengan beban penuh atau medan menanjak terus-menerus. Angka 18 persen ini adalah hasil terbaik yang bisa dicapai dalam kondisi lalu lintas campuran.

Karakter Berkendara: Nyaman untuk Komuter Jarak Jauh

Dari sisi pengendalian, MGS5 EV terasa stabil saat diajak melaju di kecepatan tol. Posisi berkendara yang tegak membantu mengurangi kelelahan di punggung dan bahu, terutama untuk perjalanan yang memakan waktu lebih dari satu jam. Redaman suspensi terasa cukup baik menyaring sambungan jalan dan polisi tidur di kawasan Sentul.

Untuk pengguna yang setiap hari bolak-balik Jakarta-Bogor, motor ini menawarkan solusi yang masuk akal. Jarak tempuh yang dihasilkan dari pengujian ini setara dengan kebutuhan komuter harian tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Meski efisiensinya impresif, ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan sebelum mengeluarkan uang puluhan juta rupiah. Pertama, perilaku baterai di kondisi macet parah dengan stop-and-go berkepanjangan belum teruji dalam sesi ini. Kedua, waktu pengisian daya dan ketersediaan infrastruktur charging di luar rute Jakarta-Bogor masih menjadi pertanyaan besar bagi calon pembeli di luar Pulau Jawa.

Terakhir, angka 18 persen ini didapat dari kondisi baterai yang terisi penuh dan pengendara yang mungkin menerapkan gaya berkendara hemat. Hasil bisa berbeda jika motor dibawa dengan kecepatan konstan tinggi atau membonceng penumpang.

Kesimpulan: Efisien, Tapi Uji Lebih Lama Tetap Diperlukan

MGS5 EV menunjukkan performa efisiensi yang menjanjikan untuk kategori motor listrik di kelasnya. Hasil uji 120 km dengan penurunan baterai 18 persen adalah pencapaian yang layak diapresiasi, terutama untuk kebutuhan mobilitas harian di wilayah Jabodetabek.

Kami belum bisa memberikan rekomendasi final karena sesi ini masih tergolong pengujian awal. Perlu pendalaman lebih lanjut soal daya tahan baterai dalam jangka panjang, perilaku pengisian daya di rumah, serta konsistensi angka efisiensi dalam berbagai kondisi berkendara yang berbeda.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: otomotif.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top