Pembangunan 24 Unit Koperasi Desa Merah Putih di Pasaman Barat Capai 60 Persen, 36 Lahan Lainnya Sudah Siap

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:42:32 WIB
Progres pembangunan 24 unit Koperasi Desa Merah Putih di Pasaman Barat mencapai rata-rata 60 persen.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat progres pembangunan 24 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mencapai rata-rata 60 persen. Pembangunan ini menyasar 90 nagari atau desa yang ditargetkan, dengan 36 unit lainnya sudah memiliki lahan siap namun belum mulai dikerjakan.

PASAMAN BARAT — Pembangunan 24 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, tengah berjalan dengan progres rata-rata 60 persen. Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Pasaman Barat, Agusli, menyatakan pengerjaan fisik terus dipantau secara berkala.

“Pembangunannya terus kita pantau dan sudah ada 24 koperasi yang dalam tahap pengerjaan dari 90 nagari atau desa yang kita targetkan,” kata Agusli di Simpang Empat, Selasa (25/8).

36 Unit Lahan Sudah Siap, Pekerjaan Belum Dimulai

Dari total target 90 nagari, sebanyak 36 unit KDKMP lainnya sudah memiliki lahan yang tersedia. Namun, proyek konstruksi untuk lokasi tersebut belum dimulai dan masih menunggu proses selanjutnya.

“Lahannya sudah tersedia untuk 36 unit KDKMP tetapi pekerjaan belum dimulai. Saat ini yang sedang dikerjakan ada 24 unit,” ujarnya.

Dinas terkait terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan pelaksana di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan dokumen perencanaan dan rampung tepat waktu.

Spesifikasi Bangunan 20x30 Meter, Lahan Disiapkan Nagari

Setiap bangunan Koperasi Desa Merah Putih dirancang dengan ukuran 20x30 meter di atas lahan seluas 20x50 meter. Pihak nagari atau desa menyiapkan lahan tersebut, sementara pelaksana proyek bertugas membangun konstruksinya.

Selain unit yang sedang dibangun, terdapat 26 unit KDKMP yang lahannya sudah diajukan dan terverifikasi. Sejumlah pengajuan lainnya juga masih dalam proses verifikasi oleh pemerintah kabupaten.

Meski mayoritas masih dalam tahap konstruksi, satu koperasi desa merah putih di Ampek Koto, Kecamatan Kinali, telah mulai menjalankan usaha. Kegiatan yang berjalan meliputi usaha sembako, apotek, dan layanan BRILink.

Pemerintah kabupaten berharap bangunan koperasi yang sedang dibangun dapat segera dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi warga di nagari atau desa. Pelatihan bagi pengurus koperasi yang sudah ada juga telah dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Ke depan, koperasi desa merah putih ini direncanakan menjadi sentra usaha masyarakat dengan mengembangkan berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, dan peternakan. “Usaha yang akan dikembangkan nanti diprioritaskan sesuai potensi yang ada di nagari atau desa itu sehingga warga dapat menikmatinya. Pendapatan warga akan meningkat,” ujar Agusli.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top