Survei Evercore: 53% Calon Pembeli iPhone 18 Pilih Varian Pro dan Pro Max

Penulis: Ridwan Azhari  •  Jumat, 18 September 2026 | 21:02:01 WIB

SUMATERA BARAT — Survei Evercore ISI terhadap hampir 4.000 konsumen Amerika Serikat menunjukkan 53% calon pembeli iPhone 18 menjatuhkan pilihan ke varian Pro dan Pro Max. Angka itu naik dari 29% pada survei tahun lalu, sementara minat terhadap iPhone Duo foldable baru menyentuh 14%. Evercore memperkirakan harga jual rata-rata iPhone bisa melonjak sekitar 28%.

Survei konsumen Evercore ISI terhadap hampir 4.000 responden di Amerika Serikat menemukan pergeseran pola pembelian iPhone 18 ke arah model premium. Sebanyak 53% calon pembeli menyatakan akan memilih iPhone 18 Pro atau Pro Max, dengan 32% di antaranya mengarah ke Pro Max. Setahun sebelumnya, porsi Pro Max hanya 29%.

Evercore melihat kombinasi harga ritel yang lebih tinggi, dominasi model premium, dan pilihan penyimpanan besar sebagai pendorong kenaikan harga jual rata-rata iPhone hingga sekitar 28%. Proyeksi itu mencakup opsi penyimpanan 2TB yang dilaporkan tersedia untuk iPhone 18 Pro dan iPhone Duo.

Alasan Utama Konsumen Ganti iPhone

Faktor usia perangkat mendominasi alasan konsumen melakukan upgrade. Sebanyak 67% responden menyebut iPhone lama mereka sudah terlalu tua sebagai alasan utama membeli model baru, naik tajam dari 48% pada survei periode sebelumnya.

Angka itu mengindikasikan siklus penggantian perangkat yang memanjang justru mendorong gelombang pembelian baru. Konsumen yang menahan diri beberapa tahun cenderung langsung memilih model dengan spesifikasi lebih tinggi saat akhirnya memutuskan upgrade.

Minat ke iPhone Duo Foldable Masih Terbatas

iPhone Duo, perangkat lipat pertama Apple, baru menarik perhatian 14% responden. Evercore menilai angka itu berpotensi naik menjelang peluncuran pada pertengahan Oktober, meski posisinya masih jauh di bawah gabungan model Pro.

Survei ini mengukur niat beli yang dinyatakan responden di Amerika Serikat, bukan penjualan riil atau permintaan global. Meski begitu, Evercore menilai temuan tersebut menopang prospek pendapatan Apple pada fiskal 2027, lebih tinggi dari estimasi analis yang berada di kisaran pertumbuhan 7%.

Apple Watch dan AirPods Ikut Kebanjiran Peminat

Minat tidak berhenti di iPhone. Sebanyak 38% responden berencana membeli Apple Watch dan 43% mempertimbangkan AirPods. Kedua angka itu meningkat dibandingkan survei tahun sebelumnya.

Pola ini menunjukkan konsumen yang mengganti iPhone cenderung memperluas ekosistem perangkat mereka. Bagi Apple, efek berantai tersebut berpotensi mengangkat pendapatan dari lini wearable dan audio, bukan hanya dari penjualan ponsel.

Dampak ke Pasar Indonesia

Temuan Evercore mencerminkan perilaku konsumen Amerika Serikat, sehingga tidak otomatis berlaku untuk pengguna Indonesia. Namun tren serupa terlihat di pasar lokal, di mana varian Pro Max kerap menjadi model paling dicari saat periode pre-order dibuka.

Jika harga jual rata-rata iPhone global naik sekitar 28%, harga iPhone 18 Pro di Indonesia berpotensi ikut terdongkrak, terutama untuk varian penyimpanan 2TB. Konsumen yang berencana upgrade sebaiknya menyiapkan anggaran lebih besar dibandingkan siklus iPhone sebelumnya.

Bagi pengguna yang masih memakai iPhone berusia tiga tahun atau lebih, gelombang upgrade ini bisa jadi momen tepat untuk beralih. Sementara yang baru membeli iPhone 17, menunggu satu siklus lagi masih masuk akal.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: macrumors.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top