Jalan Lingkar Utara Laing Kota Solok Mulai Dibangun Bertahap November 2026, Tahap Pertama Rp49 Miliar

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Sabtu, 19 September 2026 | 10:38:32 WIB

Pembangunan Jalan Lingkar Utara Laing di Kota Solok, Sumatera Barat, akan dimulai secara bertahap pada November 2026 untuk memperkuat konektivitas dengan Kabupaten Solok. Tahap pertama mencakup satu jalur sepanjang sekitar 2,5 kilometer dengan anggaran Rp49 miliar dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Lelang proyek ditargetkan berlangsung Oktober 2026 berdasarkan informasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat.

SOLOK — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyatakan pemerintah pusat melalui Inpres Jalan Daerah mengucurkan anggaran Rp49 miliar untuk memulai tahap pertama pembangunan Lingkar Utara Kota Solok. Anggaran itu menandai dimulainya pekerjaan fisik yang ditargetkan paling lambat November 2026.

Andre menyampaikan hal itu saat meninjau lokasi pembangunan bersama sejumlah pejabat daerah. Tahap pertama mencakup satu jalur sepanjang sekitar 2,5 kilometer.

"Alhamdulillah perjuangan Pemerintah Kota Solok berhasil, pemerintah pusat melalui Inpres Jalan Daerah mengucurkan anggaran Rp49 miliar untuk memulai tahap pertama pembangunan Lingkar Utara Kota Solok," katanya.

Lelang Ditargetkan Oktober 2026

Proses lelang pembangunan Jalan Lingkar Utara ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026. Jadwal itu berdasarkan informasi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat.

"Dengan demikian, pekerjaan fisik ditargetkan paling lambat dimulai pada November 2026," ujar Andre.

Pembangunan pada 2026 merupakan tahap awal. Jalur berikutnya akan terus diperjuangkan agar dapat dilanjutkan melalui program Inpres Jalan Daerah pada 2027.

Kabupaten Solok Dukung Koordinasi Lintas Daerah

Bupati Solok Jon Firman Pandu menilai pembangunan akses tersebut penting bagi Kabupaten Solok. Sebab, banyak aktivitas masyarakat daerah itu berkaitan dengan Kota Solok.

"Pembangunan konektivitas ini merupakan bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah," ujar Bupati.

Menurutnya, akses yang lebih baik antara Kabupaten Solok dan Kota Solok dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Bupati berharap pembangunan Jalan Lingkar Utara dapat dilanjutkan hingga seluruh ruas yang direncanakan selesai.

Jalur Alternatif untuk Mobilitas dan Ekonomi

Jalan Lingkar Utara nantinya diharapkan menjadi jalur alternatif yang memperlancar pergerakan masyarakat. Keberadaannya juga diharapkan mendukung aktivitas perekonomian di Kota Solok dan Kabupaten Solok.

Pemerintah Kabupaten Solok menyatakan siap mendukung koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Solok. Tujuannya agar pembangunan Jalan Lingkar Utara dapat berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat kedua daerah.

Peninjauan lokasi pembangunan dilakukan Bupati Solok bersama Andre Rosiade, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, dan Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top