Pencarian

3 Hari ke Depan, BMKG Minta Warga Sumbar Waspadai Hujan Lebat di Mentawai, Agam, hingga Pesisir Selatan

Kamis, 21 Mei 2026 • 13:06:37 WIB
3 Hari ke Depan, BMKG Minta Warga Sumbar Waspadai Hujan Lebat di Mentawai, Agam, hingga Pesisir Selatan
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di Mentawai, Agam, dan Pesisir Selatan mulai 21 Mei 2026.

PADANG — Masyarakat di Kepulauan Mentawai, Kabupaten Agam, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dalam tiga hari ke depan. BMKG memprakirakan cuaca ekstrem ini berlangsung mulai 21 hingga 23 Mei 2026, terutama pada siang hingga malam hari.

Wilayah Mana yang Paling Berpotensi Diguyur Hujan Lebat?

Pada Kamis (21/5), hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Dharmasraya pada siang hari. Memasuki malam, potensi serupa bergeser ke Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, dan Kota Pariaman.

BMKG secara spesifik mengeluarkan peringatan dini untuk Kepulauan Mentawai, Agam, dan Kabupaten Solok pada hari pertama periode ini. Sementara itu, pada Jumat (22/5), Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan menjadi daerah yang perlu diwaspadai.

Hujan Ringan Meluas Hingga Akhir Pekan

Pada Sabtu (23/5), hampir seluruh wilayah Sumatera Barat berpotensi diguyur hujan ringan. Daerah yang terdampak meliputi Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Khusus pada malam hari, Kepulauan Mentawai kembali masuk zona waspada karena diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. BMGK juga mengingatkan warga di Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan untuk tetap waspada pada periode yang sama.

Suhu dan Kelembaban Udara Selama Periode Waspada

Selama tiga hari ke depan, suhu udara di Sumatera Barat diperkirakan berkisar antara 17 hingga 33 derajat Celsius. Kelembaban udara berada di angka 60 hingga 98 persen, yang menandakan kondisi atmosfer cukup basah dan mendukung terbentuknya awan hujan.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk mengantisipasi dampak dari curah hujan tinggi. Warga di pesisir juga diminta waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang menyertai cuaca buruk.

Bagikan
Sumber: langgam.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks