JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan telah melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jakarta Pusat. Operasi ini berlangsung pada Rabu pagi dan langsung ditangani oleh penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
"Benar," kata Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mochamad Jeffry kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Belum Ada Detail Perkara yang Dirilis
Meski penggeledahan telah dikonfirmasi, Kejagung masih menahan informasi lebih lanjut terkait kasus yang tengah diselidiki. Jeffry menyatakan bahwa detail penggeledahan akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.
"Nanti secara resmi dirilis," ujarnya.
Apa Itu Badan Gizi Nasional?
Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang dibentuk untuk mengoordinasikan dan mengelola program-program terkait gizi dan ketahanan pangan nasional. Keberadaan lembaga ini menjadi krusial dalam upaya pemerintah menekan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat.
Dampak bagi Sumatera Barat?
Meski penggeledahan terjadi di Jakarta, langkah Kejagung ini berpotensi mempengaruhi program gizi yang tengah berjalan di daerah, termasuk di Sumatera Barat. Provinsi ini memiliki angka prevalensi stunting yang masih perlu ditekan dan sangat bergantung pada program nasional yang dikoordinasikan oleh BGN.
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah Sumatera Barat mengenai dampak penggeledahan ini terhadap program gizi di wilayah mereka. Masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah diimbau untuk tetap menunggu informasi resmi dari Kejagung.