Pencarian

Xiaomi YU7 GT Cetak Rekor Perdana Lap Otonom di Nürburgring: 10 Menit 29 Detik, Masih Kalah Jauh dari Manusia

Selasa, 23 Juni 2026 • 12:44:01 WIB
Xiaomi YU7 GT Cetak Rekor Perdana Lap Otonom di Nürburgring: 10 Menit 29 Detik, Masih Kalah Jauh dari Manusia
Xiaomi YU7 GT mencetak rekor lap otonom perdana di Nürburgring dengan waktu 10 menit 29 detik.

SUMATERA BARAT — Xiaomi membuka babak baru di Sirkuit Nürburgring Nordschleife. Bukan dengan kecepatan rekor, melainkan sebagai pionir kendaraan otonom yang menyelesaikan satu putaran penuh di trek sepanjang 20,8 km itu. SUV listrik YU7 GT mencatat waktu 10 menit 29,483 detik, sebagaimana dilaporkan Electrek, Senin (22/6/2026).

Kecepatan Puncak 130 mph, Terbatas oleh Sistem Otonom

YU7 GT memiliki tenaga sekitar 1.000 hp, namun hanya mencapai kecepatan tertinggi 130 mph (209 km/jam) di lintasan lurus. Angka ini jauh dari potensi maksimal mobil. Sebagai perbandingan, dengan pengemudi manusia di balik kemudi, SUV yang sama pernah mencatat waktu 7 menit 22 detik — selisih lebih dari tiga menit.

“Upaya ini hanyalah titik awal,” demikian pernyataan Xiaomi. Pertanyaan besarnya: seberapa cepat celah antara manusia dan mesin bisa ditutup, atau bisakah ditutup sama sekali?

SUV 1.000 HP yang Juga Mobil Produksi Massal

YU7 GT bukan mobil konsep balap. Xiaomi memproduksi SUV ini secara massal dan menjualnya di pasar China. Bandrol mulai dari 300.000 yuan (sekitar Rp 660 juta). Jarak tempuh mencapai 800 km versi CLTC. Di jalan raya, akselerasi 0-100 km/jam hanya 2,9 detik.

Baterai CATL Qilin 2.0 berkapasitas 101,7 kWh menjadi sumber tenaga. Sistem penggerak semua roda dengan tiga motor listrik — satu di depan, dua di belakang — memungkinkan distribusi torsi presisi.

Otonomi Level 4, Tapi Masih Kalah dari Manusia

Sistem otonom yang digunakan adalah versi terbaru teknologi Hyper Autonomous Driving (HAD). Mobil berjalan tanpa intervensi manusia, mengandalkan 11 kamera, 12 radar ultrasonik, 3 radar gelombang milimeter, dan 2 unit LiDAR. Komputer pusatnya menggunakan chip NVIDIA Drive Orin.

Meskipun teknologinya canggih, sistem masih mengambil pendekatan konservatif di tikungan cepat dan perubahan elevasi ekstrem Nordschleife. Kecepatan rata-rata hanya 118 km/jam — jauh dari kecepatan rata-rata mobil sport yang dikemudikan manusia di trek yang sama.

Apa Artinya bagi Industri Otomotif Global?

Rekor ini membuka kategori baru di Nürburgring: lap otonom. Pabrikan lain seperti Tesla, Mercedes-Benz, dan Hyundai dilaporkan sudah mengembangkan teknologi serupa untuk diuji di trek yang sama. Persaingan tidak lagi soal kecepatan murni, melainkan seberapa cerdas algoritma membaca tikungan dan batas traksi.

Bagi konsumen, teknologi ini suatu hari bisa diterjemahkan ke mode track otonom di mobil produksi. Bayangkan: Anda duduk di kursi penumpang, mobil melaju kencang di sirkuit, dan Anda hanya menikmati sensasi G-force tanpa harus memegang kemudi.

Tapi untuk saat ini, pengemudi manusia masih jauh lebih cepat. Dan mungkin akan tetap begitu — setidaknya sampai algoritma belajar menaklukkan tikungan Carousel dengan cara yang sama seperti para legenda balap.

Bagikan
Sumber: thedrive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks