PASAMAN BARAT — Keseriusan Pasaman Barat menggelar Porprov Sumbar 2026 diuji melalui ajang nasional. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Regional 1A Sumatera, yang digelar 11–12 Juli 2026 di Sirkuit Peridon, menjadi batu loncatan utama sebelum ribuan atlet dan ofisial tiba tahun depan.
Sirkuit Peridon: Dari Venue Porprov ke Lintasan Nasional
Anggota DPRD Sumbar Ade Putra menilai Sirkuit Peridon Siap Maju sebagai salah satu lintasan grasstrack terbaik di Sumatera Barat. Ia meyakini sirkuit ini tidak hanya layak untuk Porprov, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, kuliner, transportasi, hingga pariwisata olahraga.
Kejurnas ini diikuti 232 starter dari Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Utara, hingga Jawa Timur. Sebanyak 21 kelas dipertandingkan, sekaligus memperkuat posisi Pasaman Barat sebagai pusat olahraga otomotif di Pulau Sumatera.
Pemkab Siapkan Infrastruktur dan Pembinaan Atlet
Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan. Dukungan meliputi infrastruktur, koordinasi lintas sektor, hingga pembinaan atlet.
"Pemkab Pasaman Barat siap mendukung dan bersinergi agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses," ujar Doddy. Ia menambahkan, pembinaan atlet terus digenjot agar kontingen Pasaman Barat mampu bersaing dan meraih prestasi pada pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Kejurnas Jadi Wadah Tekan Balap Liar dan Narkoba
Menurut Doddy, Kejurnas Grasstrack memiliki dampak lebih luas. Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan pembalap muda sekaligus alternatif positif untuk menekan praktik balap liar dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Kawasan Sirkuit Peridon juga disiapkan untuk nomor arung jeram pada Porprov 2026. Dengan demikian, Pasaman Barat tidak hanya mengandalkan satu cabang olahraga, tetapi juga menyajikan destinasi wisata olahraga yang mampu menarik pengunjung dari luar daerah.