Pencarian

BTN Gandeng Pemkot Padang Perluas Ekosistem Perbankan, dari KPR ASN hingga Digitalisasi RSUD Rasidin

Selasa, 11 Agustus 2026 • 14:22:01 WIB
BTN Gandeng Pemkot Padang Perluas Ekosistem Perbankan, dari KPR ASN hingga Digitalisasi RSUD Rasidin
Penandatanganan kesepakatan bersama antara BTN dan Pemkot Padang berlangsung di Balai Kota Padang, Senin (10/8).

PADANG — PT Bank Tabungan Negara (BTN) resmi memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat, dengan membangun ekosistem layanan perbankan bersama Pemerintah Kota Padang. Kesepakatan bersama ditandatangani di Balai Kota Padang pada Senin (10/8), mencakup pengelolaan keuangan daerah, digitalisasi layanan publik, pengembangan UMKM, pelayanan kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan ASN melalui akses perumahan.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi Beyond Mortgage, sejalan dengan arah transformasi Danantara. BTN ingin membawa kompetensi di sektor perumahan untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat secara lebih luas.

"Kami ingin bergerak lebih luas. Bukan hanya sebagai bank penyedia pembiayaan rumah, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah daerah," kata Nixon dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama BTN dengan Pemkot Padang.

Modal Kuat di Sektor Perumahan: Market Share KPR Capai 44 Persen

Kota Padang dinilai memiliki posisi strategis sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, pariwisata, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Potensi tersebut ditopang sektor perdagangan, UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga kuliner dan budaya Minangkabau.

BTN mengklaim memiliki fondasi kuat di sektor perumahan Kota Padang. Market share kredit pemilikan rumah (KPR) BTN di kota tersebut mencapai sekitar 44 persen. Perseroan juga telah bekerja sama dengan sejumlah developer yang menyediakan pilihan hunian bagi masyarakat.

Capaian tersebut menjadi modal untuk memperluas kolaborasi, terutama dalam memenuhi kebutuhan perumahan ASN. BTN akan menghubungkan kebutuhan hunian ASN dengan ketersediaan rumah dari developer mitra serta dukungan pembiayaan.

Edukasi Perencanaan Kepemilikan Rumah bagi ASN

Pendekatan yang ditawarkan BTN tidak sekadar mendorong ASN mengambil KPR. Perseroan juga akan memberikan edukasi mengenai perencanaan kepemilikan rumah, mulai dari pilihan hunian, kemampuan pembiayaan, skema pembiayaan, hingga perencanaan sesuai kemampuan masing-masing.

"Kepemilikan rumah merupakan bagian penting dari kesejahteraan ASN. Rumah bukan hanya aset. Tetapi tempat keluarga tumbuh, anak-anak belajar, dan keluarga membangun masa depan," ujarnya.

Digitalisasi Layanan Publik dan Pengelolaan Keuangan Daerah

Kesepakatan ini bukan titik akhir, melainkan awal dari kolaborasi yang lebih luas. Dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), BTN membuka ruang kerja sama dalam mendukung pengelolaan rekening kas umum daerah (RKUD), layanan perbankan, serta transaksi pemerintah daerah yang lebih efektif dan digital.

Sementara dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, kolaborasi diarahkan pada pengelolaan dan pengembangan hunian, rumah susun, serta penyediaan solusi perbankan BTN. Ekosistem tersebut juga akan diperkuat melalui keterlibatan developer untuk memperluas pilihan hunian masyarakat.

UMKM Naik Kelas dan Digitalisasi RSUD dr. Rasidin

Di sektor UMKM, BTN akan memperluas akses pembiayaan, layanan transaksi, dan digitalisasi. "Langkah tersebut diharapkan mendorong pelaku UMKM tumbuh dan naik kelas," katanya.

Kolaborasi juga menyasar sektor kesehatan. Bersama RSUD dr. Rasidin, BTN membuka peluang digitalisasi penerimaan rumah sakit dan pengembangan kanal pembayaran, serta efisiensi dan modernisasi pengelolaan keuangan rumah sakit.

Melalui strategi Beyond Mortgage, BTN ingin mengubah pendekatan dari sekadar pembiayaan rumah menjadi ekosistem perumahan dengan layanan perbankan yang lebih komprehensif. Perseroan juga mendorong kemitraan pembangunan agar kerja sama dengan pemerintah daerah dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang.

"Membangun rumah bukan hanya membangun sebuah bangunan. Membangun rumah adalah membangun keluarga. Dan ketika kita membangun keluarga, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan Kota Padang," ujarnya.

Respons Wali Kota Padang: Tata Kelola Lebih Rapi dan Efisien

Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan program unggulan Pemkot Padang mencakup peningkatan layanan Padang Sehat, pemerataan akses kesehatan, hingga percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur dasar. Dalam upaya mendukung pembangunan, khususnya sektor perumahan, Fadly menilai kerja sama dengan BTN memiliki peran penting.

"Kerja sama dengan BTN di bidang pembangunan, khususnya perumahan, saya rasa sangat penting. Agar masyarakat lebih mudah menjangkau akses terhadap kepemilikan rumah dengan pelayanan yang lebih mutakhir dan up to date," ujar Fadly.

Modernisasi layanan BTN juga dapat mendukung tata kelola yang lebih rapi, terjaga, dan efisien. Hal tersebut dinilai sejalan dengan prioritas Pemkot Padang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan modernisasi BTN tentu membantu tata kelola lebih rapi, terjaga, dan efisien. Itu yang menjadi prioritas kami," katanya.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks