Pencarian

BMKG Tetapkan Delapan Wilayah Siaga Tsunami Imbas Gempa M 7,0 di Nagekeo, Warga Diminta Segera Evakuasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 08:04:01 WIB
BMKG Tetapkan Delapan Wilayah Siaga Tsunami Imbas Gempa M 7,0 di Nagekeo, Warga Diminta Segera Evakuasi
Warga di delapan wilayah berstatus siaga tsunami di NTT dan Sulawesi Selatan diimbau segera melakukan evakuasi menyusul gempa M 7,0 di Nagekeo.

SUMATERA BARAT — Delapan wilayah yang masuk status Siaga tersebut tersebar di NTT dan Sulawesi Selatan. Berdasarkan pemodelan BMKG, estimasi waktu tiba gelombang tsunami di wilayah-wilayah itu berada pada rentang pukul 05.02 hingga 05.46 WIB.

Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, dan Manggarai Barat bagian utara menjadi daerah dengan perkiraan waktu tiba paling awal, yakni sekitar pukul 05.02-05.03 WIB. Disusul Selayar pada pukul 05.04 WIB, Ende bagian utara pukul 05.05 WIB, Sikka bagian utara pukul 05.13 WIB, Jeneponto pukul 05.15 WIB, dan Bantaeng pada pukul 05.46 WIB.

Arti Status Siaga dan Instruksi untuk Pemerintah Daerah

BMKG menjelaskan status Siaga berarti pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di wilayah tersebut perlu memperhatikan peringatan yang dikeluarkan. Instruksi tindak lanjutnya jelas: segera mengarahkan warga untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Selain delapan wilayah Siaga, BMKG juga menetapkan sejumlah daerah dalam status Waspada. Masyarakat di wilayah berstatus Waspada diminta untuk menjauhi pantai dan tepian sungai sebagai langkah antisipasi.

Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik, Gelombang Tertinggi 0,94 Meter

Dalam pembaruan informasi yang dirilis BMKG, tsunami telah terdeteksi di beberapa lokasi. Titik-titik tersebut meliputi Sikka, Labuan Bajo, Dompu, Flores Timur, dan Maurole, Ende.

Gelombang tertinggi yang tercatat dalam pembaruan tersebut mencapai 0,94 meter di Maurole, Ende, pada pukul 05.27 WIB. Data ini menjadi konfirmasi bahwa potensi bahaya yang diperingatkan sebelumnya benar-benar terjadi, meski ketinggiannya bervariasi di tiap lokasi.

Imbauan untuk Masyarakat di Wilayah Terdampak

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diminta mengikuti arahan dari pemerintah daerah, BPBD, dan BNPB. Informasi resmi dari BMKG juga menjadi rujukan utama untuk perkembangan situasi terkini.

Warga diimbau untuk tidak kembali ke kawasan pantai sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Peringatan dini ini dikeluarkan setelah gempa berkekuatan M 7,7 yang terjadi di wilayah Flores, NTT, dan sebelumnya telah dinyatakan berpotensi menimbulkan tsunami di NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks