Pencarian

BYD Pasok Blade Battery untuk Lokomotif Kereta Industri di China

Jumat, 11 September 2026 • 15:47:31 WIB
BYD Pasok Blade Battery untuk Lokomotif Kereta Industri di China
BYD memasok Blade Battery untuk lokomotif kereta industri di China.

SUMATERA BARAT — Perjanjian tersebut mencakup lokomotif yang beroperasi di fasilitas industri, area pertambangan, hingga depo dan emplasemen kereta. Penggunaannya termasuk kegiatan langsir serta transportasi di dalam area operasional, seperti dikutip dari laporan Carnewschina, Kamis (10/9) waktu setempat.

Pembagian Peran FinDreams dan Changsha Fusheng

Dalam skema kerja sama ini, FinDreams Battery bertanggung jawab pada riset, pengembangan, dan produksi baterai. Sementara Changsha Fusheng Technology menangani integrasi sistem serta pengembangan aplikasi.

Changsha Fusheng memanfaatkan teknologi sistem manajemen baterai dan kendali elektronik miliknya untuk menyatukan Blade Battery dengan sistem kendali yang dibutuhkan operasional kereta industri. Perusahaan ini memang mengembangkan sistem energi terintegrasi untuk peralatan yang beroperasi di area terbatas.

Standar Automotive-Grade Jadi Syarat Utama

Salah satu poin yang disepakati adalah kewajiban baterai Blade untuk lokomotif baru ini memenuhi standar kelas otomotif. Standar ini biasanya mencakup pengujian ketahanan getaran, suhu ekstrem, dan siklus pengisian yang lebih ketat dibanding baterai alat berat konvensional.

Namun, tidak ada informasi soal spesifikasi lokomotif yang akan memakai baterai tersebut. Nilai kerja sama, volume pasokan, dan jadwal mulai operasi komersial juga belum diungkap kedua pihak.

Bukan Langkah Pertama BYD di Kendaraan Berat

Lokomotif kereta memang segmen baru bagi BYD, tapi perusahaan ini sudah punya rekam jejak di kendaraan berat listrik. Pada Juni 2026, BYD mengirim 100 unit truk tambang listrik T31 ke perusahaan transportasi konstruksi di Shenzhen.

Setiap T31 dibekali baterai Blade berkapasitas 424 kWh. Truk traktor listrik Q3 milik BYD juga memakai baterai yang sama, dan diperkenalkan bersama T31 dalam sebuah acara di Hunan pada April.

Di acara itu, BYD mengamankan kesepakatan untuk 150 unit truk berat energi baru. Truk traktor listrik Q3 dijadwalkan meluncur di ajang Internationale Automobil-Ausstellung (IAA) di Jerman pada akhir tahun ini.

Kerja sama dengan Changsha Fusheng menambah daftar kemitraan FinDreams di sektor pertambangan dan transportasi industri. Pada 5 September, pemasok baterai ini meneken perjanjian serupa dengan Zero Carbon Engine Technology Group.

Kedua perusahaan berencana menjajaki sejumlah proyek di Mongolia, termasuk truk tambang listrik.

Posisi BYD di Pasar Baterai China

BYD saat ini merupakan pemasok baterai terbesar kedua di China. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, perusahaan memasang baterai kendaraan listrik dengan total kapasitas 72 GWh di pasar domestik, setara pangsa pasar 18 persen.

Angka itu turun 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara CATL, pesaing utamanya, memasang 186 GWh dengan pangsa pasar 46 persen, tumbuh 22 persen secara tahunan.

Dominasi CATL yang semakin kuat membuat sejumlah produsen mobil mengambil langkah sendiri. Li Auto, yang pada April jadi pelanggan baterai CATL terbesar keempat, mulai beralih ke baterai rancangan internal yang diproduksi Sunwoda.

Li Auto mengumumkan investasi 2,65 miliar yuan untuk langkah tersebut. Keputusan ini mengikuti Xpeng yang lebih dulu mengurangi ketergantungannya pada CATL.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks