Pencarian

Petani Dharmasraya Terima 12.300 Kg Benih Jagung dan 3 Traktor, Target Panen 5.700 Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 10:46:32 WIB
Petani Dharmasraya Terima 12.300 Kg Benih Jagung dan 3 Traktor, Target Panen 5.700 Ton
Bantuan 12.300 kg benih jagung hibrida dan tiga traktor diserahkan kepada 42 kelompok tani di Dharmasraya.

DHARMASRAYA — Bantuan benih jagung hibrida Pioneer 27 menjangkau 42 kelompok tani dengan total 1.515 anggota. Adapun tiga unit traktor roda empat (TR4) dialokasikan kepada tiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Rawang Puri, Fastabikul Khairat, dan Sawah Lopo.

Penyerahan bantuan turut disaksikan anggota DPRD Dharmasraya dari Fraksi Gerindra, Rosandi Sanjaya Putra, Teddy Waldian, dan M. Yasin. Bantuan merupakan hasil usulan Bupati Annisa pada November 2025 kepada Kementerian Pertanian, dengan Wagub Vasko Ruseimy ikut mengawal prosesnya hingga terealisasi.

Dari Usulan Bupati November 2025 ke Tangan Petani

Vasko Ruseimy menyebut bantuan tersebut sebagai bukti perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap petani melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada sektor pertanian.

"Ini bukti bahwa Presiden Prabowo sangat cinta kepada petani. Banyak kebijakan beliau yang berpihak kepada petani. Kita patut bersyukur kepada Allah SWT atas bantuan ini, mudah-mudahan ke depan ditambah lagi," ungkap Vasko.

Ia berpesan agar bantuan dimanfaatkan secara optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Vasko juga menginstruksikan para penyuluh pertanian mengawal program mulai dari pemanfaatan bantuan, penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen.

Peluang Ekonomi di Balik Program Makan Bergizi Gratis

Bupati Annisa Suci Ramadhani menilai bantuan harus menjadi momentum meningkatkan produksi pertanian sekaligus menangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, petani dan peternak lokal perlu memasok kebutuhan bahan baku MBG seperti telur, ikan, ayam, dan daging.

Annisa menjelaskan kebutuhan jagung untuk pakan ternak masih banyak didatangkan dari luar daerah. Padahal, jagung merupakan bahan baku penting bagi usaha peternakan ayam yang menjadi bagian rantai pasok MBG.

Bupati memperkirakan perputaran anggaran MBG di Dharmasraya mencapai Rp1 miliar per hari. Nilai ekonomi sebesar itu diharapkan tidak mengalir keluar daerah, melainkan berputar melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal.

"Anggaran MBG yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar per hari ini harus bisa berputar di Dharmasraya. Kita harus mempersiapkan petani dan peternak agar mampu menjadi pemasok kebutuhan program tersebut," tegasnya.

Harga Panen Dijamin Minimal Rp8.000 per Kilogram

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyiapkan skema penyerapan hasil panen dengan harga minimal Rp8.000 per kilogram. Langkah itu diharapkan memberi kepastian harga sekaligus meningkatkan semangat petani mengembangkan komoditas jagung.

Ketua Kelompok Tani Rawang Puri, Rusdi, menyampaikan terima kasih atas bantuan traktor roda empat yang diberikan kepada kelompoknya. Ia berharap bantuan tersebut mempermudah pengolahan lahan dan meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian.

Dukungan Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan serta membangun ekosistem ekonomi lokal yang menghubungkan petani, peternak, dan kebutuhan pangan masyarakat.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks