SUMATERA BARAT — Porsche memperkenalkan Flachbau RS di tengah gelaran Monterey Car Week, akhir pekan ini. Mobil ini bukan sekadar proyek eksperimental, melainkan komisi khusus dari seorang pelanggan yang menginginkan interpretasi modern dari legenda balap 935/78 'Moby Dick' untuk dipakai harian. Basisnya adalah 991.2 GT2 RS milik pemiliknya sendiri yang kondisinya seperti baru.
Gambar mobil ini dirancang oleh Grant Larson, desainer yang juga menciptakan Porsche 935 modern berbasis 991 pada 2018. Untuk proyek ini, Larson menjadikan 935/78 sebagai acuan utama. Bagian depan mobil memakai konsep Flachbau alias hidung datar yang pernah ditawarkan Porsche pada 911 jalan raya periode 1982–1989.
Seluruh fender depan dibuat khusus dengan kebutuhan berbeda dari proyek 935 sebelumnya. Elemen pencahayaan memakai tiga strip LED yang tersusun vertikal. Saat lampu mati, wajah mobil ini tampak polos tanpa lubang lampu, persis seperti mobil balap era lawas.
Bagian belakang didominasi sayap baru yang terinspirasi dari 911 GT3 R Rennsport, tetapi posisinya dua inci lebih tinggi dari mobil sirkuit tersebut. Paket aerodinamika dilengkapi splitter depan, diffuser belakang, underfloor baru garapan Manthey, serta pelek aero disc. Porsche mengklaim konfigurasi downforce tinggi mampu menghasilkan 1.221 pon tekanan ke poros belakang pada kecepatan 211 mph.
Interiornya sengaja dibuat spartan demi mengejar penghematan berat. Pemilik meminta sistem stereo dan Porsche Communication Management (PCM) dicopot. Hasilnya, Porsche berhasil memangkas 70 pon tambahan dari bobot mobil yang sudah mengadopsi paket Weissach ini. Kabinnya banyak menampilkan metal terbuka tanpa fitur kenyamanan berlebih.
Cat bodi memakai Grand Prix White yang disesuaikan warnanya dengan contoh mobil era tersebut di koleksi pabrikan. Elemen hitamnya memadukan cat dan serat karbon polos sebagai penghormatan pada livery Moby Dick.
Porsche sempat mengajukan merek dagang "Flachbau" dan "Flachbau RS" di Eropa pada 2025, memicu spekulasi opsi hidung datar akan kembali ke lini produksi. Pabrikan menegaskan dokumen itu hanya terkait proyek satu-off ini, bukan untuk seri produksi yang lebih luas.
Proses pengembangan berlangsung ketat. Tim sempat membuat mobil uji dan menguji coba di Nürburgring serta sirkuit internal Weissach. Meski mobil ini dibuat khusus untuk satu orang, peluang Porsche membuat beberapa unit tambahan dengan livery 935/78 lain tetap terbuka.