Bank Mandiri Targetkan 3.360 Kantong Darah dari Donor Serentak di 12 Region

Penulis: Muzakir Salim  •  Kamis, 03 September 2026 | 10:35:01 WIB
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) memeriksa tensi darah calon pendonor pada kegiatan Mandiri Donor Darah di Sumatera Barat.

SUMATERA BARAT — Kegiatan yang berlangsung bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) ini menargetkan 280 pendonor untuk setiap region. Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah negara setara 2 persen dari total populasinya. Dengan penduduk Indonesia yang lebih dari 280 juta jiwa, celah antara kebutuhan dan ketersediaan darah masih cukup lebar.

Urgensi Pemenuhan Stok Darah Nasional

Perhitungan WHO itu berarti Indonesia memerlukan sekitar 5,6 juta kantong darah per tahun untuk memenuhi kebutuhan transfusi di berbagai rumah sakit. Pemenuhan angka tersebut tidak bisa hanya bertumpu pada PMI, melainkan butuh partisipasi aktif dari korporasi dan masyarakat luas.

Melalui program Mandiri Donor Darah, Bank Mandiri berupaya menjadi salah satu penggerak utama pemenuhan stok darah, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi basis operasionalnya. Wilayah cakupan mencakup region Sumatra hingga Indonesia Timur, dengan melibatkan Mandirian—sebutan bagi pegawai Bank Mandiri—serta nasabah dan warga sekitar.

Aksi Nyata: 19.000 Kantong Darah Terkumpul sejak April

Program ini bukan kegiatan seremonial sekali jalan. Sejak pertama kali dilaksanakan pada April 2026, Mandiri Donor Darah telah menghimpun lebih dari 19.000 kantong darah hingga memasuki periode kelima. Angka itu terkumpul dari partisipasi pegawai, nasabah, masyarakat, serta dukungan PMI dan berbagai fasilitas kesehatan dalam setiap penyelenggaraan.

SEVP Corporate Relations Bank Mandiri, Wisnu Trihanggodo, menegaskan bahwa kebutuhan darah tidak mengenal jeda. "Kebutuhan darah hadir setiap hari. Karena itu, kami melihat pentingnya menjaga kontribusi ini agar terus berlanjut," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (4/9).

Mengajak Publik Terus Berpartisipasi

Menurut Wisnu, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program. Tidak hanya menambah volume kantong darah, partisipasi yang luas juga memperluas jangkauan manfaat ke lebih banyak penerima bantuan. "Kami bersama PMI mengajak Mandirian, nasabah, dan masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi mereka yang membutuhkan," tambahnya.

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sejalan dengan semangat perusahaan dalam melayani masyarakat. "Setiap kantong darah yang terkumpul dapat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, kami akan terus menjaga kolaborasi ini dan membuka ruang bagi semakin banyak pihak untuk ikut berbagi," pungkas Wisnu.

Inisiatif ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Bank Mandiri yang mengusung tema Tumbuh Bersama Majukan Indonesia, sekaligus menegaskan peran korporasi dalam isu kesehatan masyarakat.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top