Kesbangpol Pasaman Barat Latih 12 Pengurus Partai Politik, Bupati Yulianto Soroti Tertib Administrasi

Penulis: Muzakir Salim  •  Rabu, 16 September 2026 | 22:47:32 WIB
Bupati Yulianto membuka sosialisasi pembinaan partai politik yang digelar Kesbangpol Pasaman Barat di Auditorium Kantor Bupati, Selasa (15/9/2026).

PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menilai hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan partai politik menjadi kunci demokrasi yang sehat di daerah. Penilaian itu disampaikan dalam sosialisasi pembinaan partai politik yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat.

Kegiatan berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat pada Selasa (15/9/2026). Bupati Yulianto membuka acara yang diwakili Kepala Kesbangpol Pasaman Barat Yosmar Difia. Turut hadir sebagai narasumber Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Zulfi Agus dan perwakilan Inspektorat.

Partai Politik Dinilai Pilar Utama Demokrasi Daerah

Yosmar Difia menyebut partai politik sebagai salah satu pilar utama dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, partai tidak hanya menjadi sarana partisipasi dan pendidikan politik masyarakat, tetapi juga berperan strategis dalam kaderisasi kepemimpinan serta menyalurkan aspirasi warga.

Ia menegaskan partai politik memikul tanggung jawab menjaga stabilitas politik dan mewujudkan kehidupan demokrasi yang sehat, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat. Demokrasi yang berkualitas, katanya, tidak hanya diukur dari keberhasilan penyelenggaraan pemilu maupun tingginya tingkat partisipasi masyarakat.

"Demokrasi yang berkualitas juga ditentukan oleh bagaimana partai politik mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara demokratis, transparan, akuntabel, tertib administrasi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," kata Yosmar.

Mengapa BPKAD dan Inspektorat Dilibatkan

Kehadiran BPKAD dan Inspektorat dalam sosialisasi ini menyasar aspek tata kelola partai politik. Kedua instansi tersebut berurusan dengan pengelolaan keuangan dan pengawasan, dua hal yang melekat pada kewajiban administrasi partai.

Materi dari BPKAD menyentuh pengelolaan keuangan dan aset, sementara Inspektorat menggarisbawahi pentingnya pengawasan internal. Kombinasi ini mengarah pada satu pesan: partai politik dituntut tertib administrasi, bukan hanya kuat dalam mobilisasi massa.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memandang penting terjalinnya hubungan yang harmonis dan sinergis antara pemerintah daerah dengan seluruh unsur partai politik. Perbedaan pilihan, pandangan, dan kepentingan politik dinilai sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

Pengurus Partai Ikuti Kegiatan hingga Selesai

Sejumlah pengurus partai politik se-Kabupaten Pasaman Barat hadir mengikuti kegiatan hingga selesai. Sosialisasi ini menjadi ruang bagi mereka untuk menerima langsung arahan terkait fungsi dan tanggung jawab partai di tingkat daerah.

Kesbangpol Pasaman Barat menempatkan pembinaan partai politik sebagai agenda rutin. Tujuannya menjaga agar partai politik di daerah tetap menjalankan fungsi demokratisnya sesuai aturan yang berlaku.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: hantaran.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top