PADANG — Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Dinas Perdagangan Kota Padang Hafiz Maulana menyatakan seluruh pedagang Sandang Pangan sudah dipindahkan ke basement Blok II dan Blok III. Pemerintah menargetkan setiap pedagang memperoleh sarana tempat berjualan yang legal dan aman.
Relokasi berlangsung pada Senin (26/10/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda penataan pasar yang lebih luas di kawasan Pasar Raya Padang.
"Pedagang yang selama ini berjualan di Sandang Pangan sudah kita pindahkan ke lokasi basement Blok II dan Blok III. Kami berupaya agar semua pedagang mendapatkan sarana tempat yang legal dan aman untuk mereka berdagang," ujar Hafiz.
Sejumlah pekerjaan belum tuntas meski pedagang sudah menempati lokasi baru. Dinas Perdagangan memprioritaskan pemasangan sistem exhaust di basement Blok II untuk menjaga sirkulasi udara.
Jalur ramp juga sedang diperbaiki agar kemiringannya tidak terlalu curam, termasuk untuk akses penyandang disabilitas. Pembenahan kamar mandi di basement Blok II masuk daftar prioritas yang dikebut pengerjaannya.
Hafiz meminta pedagang dan masyarakat tetap beraktivitas di lokasi baru sembari menunggu seluruh fasilitas pendukung beroperasi penuh. "Kami berharap masyarakat dan pedagang dapat masuk terlebih dahulu. Untuk sarana dan prasarana, kami lengkapi sesegera mungkin," tambahnya.
Dinas Perdagangan memasang petunjuk arah untuk memudahkan pengunjung menemukan lokasi baru. Pengunjung dari arah Jalan Imam Bonjol atau kawasan Balai Kota Lama dapat menuju gedung biru (Blok II) dan gedung oranye (Blok III) lewat Jalan Sandang Pangan.
Warga yang datang dari arah Jalan Pasar Raya Baru atau kawasan CGV diarahkan ke Blok III melalui lobi gedung oranye. Akses ke basement Blok II dibuka lewat Jalan Gang Bemo dengan jarak tempuh sekitar 50 meter.
Pemko Padang mengimbau pedagang segera mengaktifkan lapak di lokasi baru. Masyarakat juga diajak meramaikan kembali geliat ekonomi Pasar Raya dengan berbelanja langsung di area basement.