PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperluas jaringan pendidikan internasional dengan menggandeng Education Malaysia Global Services (EMGS) untuk memfasilitasi beasiswa bagi generasi muda. Kerja sama strategis ini mencakup skema pendanaan bersama (co-funding) hingga program gelar ganda (double degree) di berbagai perguruan tinggi ternama di Malaysia.
Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di Rumah Makan Takana Nasi Padang pada Sabtu (2/5/2026) malam. Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung diskusi bersama Head of Promotion EMGS, Megat Mohd Samsul, guna memastikan keberlanjutan akses pendidikan bagi warga kota.
Turut mendampingi dalam agenda tersebut Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Raju Minropa, jajaran kepala OPD, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi di Kota Padang.
Skema Beasiswa Padang Juara untuk Akses Pendidikan Global
Fadly Amran menegaskan bahwa pembukaan jaringan internasional merupakan salah satu fondasi utama dalam visi pembangunan daerah. Langkah ini bertujuan memberikan akses pendidikan yang inklusif bagi anak muda Padang untuk menimba ilmu tanpa hambatan batas negara.
"Melalui Program Unggulan Padang Juara, kami secara konsisten mendorong agar anak-anak Kota Padang bisa mendapatkan akses beasiswa ke luar negeri. Kami ingin membuka peluang seluas-luasnya agar kualitas sumber daya manusia kita mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di level global," ujar Fadly Amran.
Skema pembiayaan kolaboratif dinilai sebagai solusi inovatif yang rasional. Pola ini memungkinkan mahasiswa meraih dua gelar akademik sekaligus dengan biaya lebih terjangkau melalui kemitraan antara pemerintah daerah, kampus lokal, dan mitra internasional.
Fokus pada Program Double Degree dan Jaminan Kuota
Pemko Padang sebelumnya telah memiliki rekam jejak dalam menerapkan skema serupa melalui kolaborasi bersama Sampoerna Foundation. Program tersebut memfasilitasi mahasiswa daerah menempuh perkuliahan di Sampoerna University Jakarta dan melanjutkan studi ke Arizona State University, Amerika Serikat.
"Ke depan, kerja sama yang kita bangun dengan berbagai perguruan tinggi di Malaysia diharapkan tidak sekadar membuka pintu peluang. Lebih dari itu, harus ada jaminan kuota penerimaan mahasiswa asal Padang setiap tahunnya, sehingga program beasiswa ini dapat berjalan secara terukur, berkesinambungan, dan berdampak nyata," tambah Fadly.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir berharap penjajakan ini segera bermuara pada kesepakatan tertulis. Ia menginginkan kolaborasi tidak terbatas pada beasiswa mahasiswa, melainkan menyentuh program pertukaran pelajar dan dosen.
"Pertemuan malam ini adalah batu loncatan awal untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Ini adalah momentum untuk menghubungkan institusi pendidikan di Padang dengan ekosistem pendidikan global yang lebih mapan," kata Maigus Nasir.
EMGS Malaysia Siap Fasilitasi Kebutuhan Pendidikan Padang
Head of Promotion EMGS, Megat Mohd Samsul, memberikan apresiasi atas inisiatif proaktif yang diambil Pemerintah Kota Padang. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk menjadi jembatan penghubung antara ekosistem pendidikan tinggi di Malaysia dengan masyarakat Kota Padang.
"Bagi kami, Indonesia dan khususnya Kota Padang merupakan mitra yang sangat strategis dan penting. Kami siap memfasilitasi dan mendukung penuh kerja sama pendidikan yang lebih terstruktur dan memberikan dampak positif ke depannya," pungkas Megat.
Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM Sumatera Barat dalam menghadapi persaingan tenaga kerja global. Pemko Padang akan segera menindaklanjuti pertemuan ini dengan pemetaan kuota dan teknis pendaftaran beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi.