SUMATERA BARAT — Pabrikan otomotif asal Amerika Serikat, General Motors, melalui divisi GMC, resmi memperkenalkan Hummer X Concept. Kendaraan ini hadir sebagai konsep off-road listrik berukuran medium yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar yang selama ini didominasi oleh Ford Bronco dan Jeep Wrangler. GM menyebut kendaraan ini “mendefinisikan ulang kemampuan off-road EV ukuran medium.”
Dimensi Sepadan dengan Ford Bronco, Ground Clearance Setinggi Bronco Raptor
Hummer X Concept memiliki panjang 188,3 inci, lebar 80 inci, dan tinggi 72,9 inci dengan jarak sumbu roda 116 inci. Ukuran ini hampir identik dengan Ford Bronco empat pintu yang memiliki panjang 189,4 inci, lebar 75,9 inci, dan tinggi 73 inci. Ground clearance Hummer X mencapai 13,1 inci, setara dengan Bronco Raptor yang dikenal ekstrem di medan berbatu.
GM merancang konsep ini sebagai “rock crawler” yang mumpuni, dengan pusat gravitasi rendah berkat baterai yang terletak di lantai kendaraan. Sistem suspensi menggunakan peredam Multimatic, sementara fender flare-nya bisa dilepas untuk meningkatkan kemampuan manuver di jalur sempit.
Teknologi Flex Fab: Produksi Kustom dalam Skala Kecil
Salah satu keunikan Hummer X terletak pada metode produksinya. GM menyematkan teknologi “Flex Fab,” sebuah sistem manufaktur fleksibel yang memungkinkan produksi dalam jumlah kecil sesuai pesanan. Mirip dengan pencetakan 3D untuk material logam, metode ini tidak memerlukan alat stamping khusus, sehingga mempercepat proses produksi dan personalisasi.
“Konsep ini dirancang sebagai ‘builder maker’ — kendaraan yang bisa dimodifikasi dan dibagikan di antara komunitas,” ujar tim desain GM dari studio lanjutan di Pasadena, California. Interiornya dilengkapi layar yang bisa ditumpuk dan teknologi digital baru, memungkinkan pengguna menyesuaikan tampilan kabin sesuai kebutuhan.
Fitur Pendukung: Hub Aplikasi dan Drone Pemantau Jalur
GM juga memperkenalkan “Hummer Hub,” seperangkat aplikasi yang menghubungkan pengemudi dengan kendaraan. Fitur yang paling menarik adalah drone pengintai yang bisa mendarat dan mengisi daya sendiri di atas kendaraan. Drone ini berfungsi memindai jalur off-road di depan, membantu pengemudi menentukan rute teraman sebelum melaju.
Meski demikian, GM menegaskan bahwa Hummer X Concept “tidak dimaksudkan untuk diproduksi” dalam bentuk saat ini. Namun, dengan meningkatnya permintaan kendaraan off-road di Amerika Serikat — termasuk rencana Hyundai dan Nissan meluncurkan model serupa — bukan tidak mungkin GM akan menghadirkan versi produksi dari konsep ini.
Peluang Pasar: Harga Lebih Terjangkau dari Hummer EV Saat Ini
GMC Hummer EV pikap dan SUV generasi saat ini dibanderol mulai dari hampir 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,6 miliar. Kehadiran versi medium seperti Hummer X diprediksi akan membuka segmen pembeli baru dengan harga yang lebih rendah. Jika direalisasikan, kendaraan ini akan bersaing langsung dengan Ford Bronco dan Jeep Wrangler yang selama ini menguasai pasar off-road medium.
GM belum memberikan jadwal potensial untuk produksi Hummer X. Namun, konsep ini setidaknya menunjukkan arah pengembangan kendaraan listrik off-road yang lebih ringkas, modular, dan terjangkau di masa depan.