PADANG — Kepastian itu disampaikan langsung Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, yang meninjau lokasi kejadian bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Tangusli, dan tim terkait. Mereka turun begitu menerima laporan dentuman di lingkungan institusi pendidikan tersebut.
"Kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi madrasah. Alhamdulillah, situasi tetap kondusif dan kegiatan di madrasah berjalan sebagaimana mestinya," ujar Mustafa dalam keterangannya, Selasa.
Kegiatan Matsama Tetap Berjalan, Siswa Tak Alami Trauma Berat
Mustafa menjelaskan, kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang tengah berlangsung tetap terlaksana sesuai jadwal. Tidak terlihat kepanikan berlebih atau gangguan berarti pada proses belajar mengajar.
Dari segi psikologis, Kanwil Kemenag Sumbar hingga saat ini belum menemukan indikasi siswa mengalami trauma berat akibat suara ledakan. Meski demikian, pihak madrasah telah menyiapkan program pendampingan terstruktur melalui kepala madrasah, majelis guru, wali kelas, hingga guru Bimbingan Konseling (BK).
"Para siswa diberikan penguatan mental agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh simpang siur informasi, dan bisa kembali menjalani rutinitas belajar seperti biasa," kata Mustafa.
Penanganan Ledakan Diserahkan ke Polda Sumbar
Terkait pengusutan insiden, Mustafa menegaskan penanganan peristiwa ledakan tersebut sepenuhnya telah diserahkan kepada Polda Sumbar. Kanwil Kemenag Sumbar terus menjalin koordinasi intensif dengan Kantor Kemenag Kota Padang, pihak madrasah, serta unsur lintas sektoral.
"Kami mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat kepolisian. Sementara itu, Kementerian Agama fokus memastikan layanan pendidikan tetap berjalan dan warga madrasah memperoleh pendampingan yang diperlukan," katanya.
Jika ditemukan siswa yang memerlukan pendampingan psikososial lanjutan, Kanwil Kemenag Sumbar siap berkoordinasi dengan tenaga profesional, termasuk psikolog, untuk memberikan layanan pemulihan trauma (trauma healing) yang tepat sasaran.
Senam Bersama dan Outbound untuk Pulihkan Rasa Aman
Sebagai upaya memulihkan rasa aman di lingkungan sekolah, agenda kegiatan madrasah pada hari berikutnya akan difokuskan pada penyegaran suasana. Kegiatan meliputi senam bersama, outbound, serta sesi pembinaan khusus dari jajaran Polsek Koto Tangah.
Menurut Mustafa, langkah taktis ini bukan sekadar mengembalikan rutinitas akademik, melainkan ikhtiar membangun kembali rasa percaya diri siswa setelah insiden mengejutkan tersebut.
"Kami ingin memastikan seluruh siswa merasa aman dan nyaman berada di madrasah. Yang paling penting saat ini adalah mengembalikan suasana belajar yang kondusif melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang baik antara madrasah, orang tua, serta aparat terkait," tutur Mustafa.
Kanwil Kemenag Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, lebih bijak menyaring informasi, dan tidak mudah menyebarluaskan berita simpang siur sembari memberikan ruang bagi aparat penegak hukum merampungkan penyelidikan.
"Mari kita dukung madrasah agar tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang," ajak Mustafa.