PADANG — Ratusan jurnalis perempuan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) di 18 cabang, termasuk Sumatera Barat, kini bisa mengakses platform kecerdasan buatan (AI) Hukumonline secara gratis. Layanan bernama AIlex itu diresmikan melalui kerja sama strategis antara FJPI dan Hukumonline di Surabaya, Senin (27/7).
Apa yang Membuat Jurnalis Perempuan Butuh AI Hukum?
Sekretaris Jenderal FJPI Tri Ambarwatie menyebut jurnalis perempuan menghadapi tantangan berlapis. Mulai dari risiko kriminalisasi atas karya jurnalistik, perundungan siber, hingga minimnya pemahaman tentang hak ketenagakerjaan seperti keselamatan kerja, perlindungan dari kekerasan seksual di tempat kerja, dan hak maternal.
"Kesalahan dalam memahami konstruksi atau istilah hukum juga dapat berbalik menjadi ancaman legal bagi jurnalis maupun media tempat mereka bernaung," kata Tri dalam keterangan tertulis yang diterima di Padang, Selasa.
Dua Fungsi Utama AIlex untuk Anggota FJPI
Melalui integrasi teknologi AIlex, anggota FJPI bisa memanfaatkannya untuk dua hal. Pertama, mitigasi risiko dan riset jurnalistik — memverifikasi regulasi, menganalisis pasal, dan memahami istilah hukum secara presisi sebelum berita diterbitkan. Kedua, navigasi hak ketenagakerjaan — membantu jurnalis perempuan mempelajari dan memperjuangkan hak-hak hukumnya sebagai pekerja media secara mandiri.
Hukumonline: AIlex Sudah Terbukti Membantu Organisasi Lain
Chief Content Officer Hukumonline Robert Sidauruk mengatakan pihaknya telah memberikan layanan gratis AIlex ke sejumlah organisasi dan lembaga sebelumnya. Semua menyatakan terbantu dengan layanan tersebut.
"Kami harapkan ratusan anggota FJPI yang ada di 18 cabang di seluruh Indonesia juga bisa memanfaatkan layanan AIlex ini untuk meningkatkan kapabilitas para jurnalis perempuan," ujar Robert.
FJPI dan Hukumonline: Kolaborasi untuk Ekosistem Pers Berkeadilan Gender
FJPI merupakan organisasi profesi yang menghimpun jurnalis perempuan dari berbagai media di Indonesia, berkomitmen meningkatkan kapasitas, memperjuangkan kesetaraan gender, serta memberikan advokasi dan perlindungan. Sementara Hukumonline adalah platform legal-tech yang menyediakan pusat data regulasi dan analisis hukum. AIlex sendiri merupakan produk AI yang dirancang untuk riset, pencarian regulasi, dan analisis hukum secara cepat serta akurat.