Pencarian

48 Ribu Bayi Lahir dengan Kelainan Jantung Bawaan per Tahun, Pemprov Sumbar Gaet Ahli Arab Saudi Perkuat Operasi Anak di RSUP M. Djamil

Kamis, 30 Juli 2026 • 20:51:01 WIB
48 Ribu Bayi Lahir dengan Kelainan Jantung Bawaan per Tahun, Pemprov Sumbar Gaet Ahli Arab Saudi Perkuat Operasi Anak di RSUP M. Djamil
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan program proctorship operasi jantung anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kamis (30/7).

PADANG — Kolaborasi internasional ini diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kamis (30/7), didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi. Program tersebut merupakan hasil kerja sama RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) Arab Saudi, Muslim World League (MWL), dan Tim Pengampu Kardiovaskular RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Arry Yuswandi menyebut kehadiran para ahli dari Timur Tengah dan Jakarta menjadi momentum penting bagi daerah. “Kerja sama lintas negara ini langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya bagi anak-anak penderita penyakit jantung bawaan di Sumbar,” ujarnya.

Beban Medis dan Ekonomi Keluarga

Menurut data yang disampaikan dalam forum tersebut, angka kelahiran bayi dengan kelainan jantung bawaan mencapai 48 ribu jiwa setiap tahun secara nasional. Di Sumatera Barat, kasus ini menjadi salah satu prioritas penanganan karena sifatnya yang kritis dan membutuhkan intervensi bedah segera.

Arry menegaskan, penyakit ini tidak hanya menjadi tantangan medis. “Tetapi juga memberikan beban fisik, psikologis, dan ekonomi bagi keluarga,” katanya. Karena itu, Pemprov Sumbar memandang kegiatan proctorship ini sangat strategis karena tidak hanya memperluas akses pelayanan berkualitas, tetapi juga meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di daerah melalui transfer ilmu pengetahuan.

Transfer Teknologi ke Tenaga Medis Lokal

Program proctorship ini dirancang agar dokter dan perawat di RSUP Dr. M. Djamil bisa belajar langsung dari spesialis internasional saat menangani kasus nyata. Tim dari Arab Saudi dan RS Harapan Kita akan mendampingi prosedur operasi serta memberikan pelatihan teknis.

Pemprov Sumbar menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan. Arry Yuswandi juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh delegasi asing yang hadir. “Kehadiran para ahli ini menjadi momentum penting memperkuat kapasitas layanan kesehatan di daerah,” ucapnya.

Akses Operasi Jantung Anak Kian Terbuka

Dengan adanya program ini, pasien anak dari Sumatera Barat dan sekitarnya tidak perlu lagi dirujuk jauh ke Jakarta untuk menjalani operasi jantung. RSUP Dr. M. Djamil Padang diharapkan mampu menjadi pusat rujukan kardiovaskular pediatrik di wilayah barat Indonesia.

Kolaborasi ini juga menjadi contoh konkret bagaimana kerja sama lintas negara dan lintas institusi bisa mempercepat peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah. Pemprov Sumbar berkomitmen mendukung penuh penguatan jejaring ini ke depan.

Bagikan
Sumber: suararantau.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks