SUMATERA BARAT — Gangguan aneh menimpa pengguna Grok, chatbot kecerdasan buatan milik xAI. Sejumlah pengguna melaporkan model bahasa besar (LLM) tersebut merespons pertanyaan mereka dengan deretan kata yang tidak masuk akal, atau yang biasa disebut "word salad".
Kapan dan Siapa yang Terdampak?
Berdasarkan laporan yang dihimpun TechCrunch, pengguna yang terdampak diketahui memakai versi Grok Lite. Mereka mulai menyadari adanya masalah sejak Rabu pagi waktu setempat. Keluhan ini membanjiri komunitas Reddit Grok.
Meski demikian, xAI belum memberikan tanggapan resmi terkait gangguan ini. Status layanan di situs resmi xAI, status.x.ai, justru menampilkan semua layanan Grok beroperasi normal tanpa insiden.
Seperti Apa Bentuk Respons yang Rusak Itu?
Salah satu pengguna mengaku mendapatkan respons aneh setelah meminta Grok membuatkan file PDF. Balasan yang diterimanya berupa kalimat tidak koheren, "match it without and your they and two for planets can practical and often cheese..." dan berlanjut hingga beberapa paragraf.
Pengguna lain menemukan kejanggalan pada tautan sumber yang diberikan. Alih-alih merujuk pada sumber relevan, tautan tersebut mengarah ke situs riset tentang pembelajaran penguatan (reinforcement learning).
Kenapa Ini Bisa Terjadi?
Akun resmi Grok di X (sebelumnya Twitter) akhirnya buka suara menanggapi keluhan pengguna. Mereka menyebut insiden ini sebagai glitch pembangkitan respons yang jarang terjadi dan bersifat sementara.
"Itu benar-benar word salad, glitch pembangkitan yang langka dan sementara. Status resmi di https://status.x.ai menunjukkan semua layanan Grok beroperasi penuh tanpa insiden. Mulai obrolan baru atau muat ulang respons—biasanya langsung bersih. Maaf atas omongan tak jelasnya," tulis akun Grok, Kamis pagi.
Cara Mengatasi dan Kondisi Internal xAI
Sebagian besar pengguna melaporkan bahwa menyegarkan sesi obrolan (refresh) memulihkan fungsi normal Grok. Namun, ada juga yang mengaku respons aneh tetap muncul meski sudah beberapa kali melakukan penyegaran. Kabar baiknya, bug ini tidak memengaruhi akun Grok yang tertanam di platform X.com.
Insiden ini muncul di tengah gejolak internal xAI. Menurut laporan The Information pada Mei lalu, perusahaan kehilangan sebagian besar tim pendiri serta sedikitnya 50 peneliti dan insinyur dalam beberapa bulan terakhir. Meski begitu, xAI baru saja merilis model fondasi terbarunya pada Juli lalu yang diklaim memiliki kecepatan lebih tinggi, efisiensi token lebih baik, dan biaya lebih rendah.