Pencarian

KONI Sumbar Tolak Wacana Pemunduran Porprov 2026, Tegaskan Jadwal 2-14 Oktober Sesuai Keputusan Kepala Daerah

Rabu, 16 September 2026 • 22:49:02 WIB
KONI Sumbar Tolak Wacana Pemunduran Porprov 2026, Tegaskan Jadwal 2-14 Oktober Sesuai Keputusan Kepala Daerah
Ketua KONI Sumbar Hamdanus menegaskan jadwal Porprov 2026 tetap 2-14 Oktober sesuai keputusan rapat koordinasi.

PADANG — Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyatakan pihaknya tidak bisa mengubah jadwal Porprov 2026 secara sepihak. Jadwal 2-14 Oktober 2026 ditetapkan melalui rapat koordinasi 28 Januari 2026 dan rakor 28 Agustus 2026 yang diputuskan oleh kepala daerah.

"KONI tegak lurus dengan hasil rakor dan sampai hari ini jadwalnya masih sama. KONI Sumbar tidak bisa langsung mengubah jadwal tersebut," kata Hamdanus, Rabu (16/9/2026).

KONI Sumbar Akan Koordinasi dengan Daerah yang Minta Penundaan

Hamdanus menyebut pihaknya tetap membuka komunikasi dengan KONI kabupaten/kota yang mengusulkan penundaan. Ia mendorong daerah-daerah tersebut mengkomunikasikan kendala yang dihadapi langsung kepada kepala daerah masing-masing yang menyepakati jadwal sebelumnya.

Koordinasi dengan Pemko Solok sebagai tuan rumah pembukaan Porprov juga sudah dilakukan. Hamdanus menyatakan tidak ada surat dari wali kota yang meminta pengunduran jadwal.

Beberapa daerah menyatakan siap mengikuti Porprov sesuai jadwal, di antaranya Kota Padang, Mentawai, dan Bukittinggi. Daerah yang masih memiliki kendala disebut tengah mencari solusi.

Padang Pariaman Minta Jadwal Digeser ke November

KONI Padang Pariaman menjadi salah satu daerah yang meminta jadwal ulang. Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi menyebut APBD Perubahan Kota Padang Pariaman belum disahkan, sehingga anggaran baru bisa cair menjelang pelaksanaan.

"Saat kami berkoordinasi dengan BPKAD, Sekda serta Bupati sepertinya di Padang Pariaman bisa cair anggaran di tanggal 29 September," kata Asmadi.

Asmadi berharap pelaksanaan Porprov digeser ke November agar persiapan lebih aman, tertib administrasi, dan terhindar dari jeratan hukum.

"Kami Padang Pariaman harus ikut Porprov, tapi kami minta waktunya digeser agar lebih aman. Kami ingin yang terbaik untuk atlet kami dan gara-gara tergesa-gesa kami sangat sayang apabila tidak ikut," tuturnya.

Payakumbuh: Jangan Sampai Peserta Porprov Berkurang

Ketua KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti menyampaikan hal serupa. Menurutnya, penyesuaian jadwal akan membuat sejumlah kabupaten/kota di Sumbar lebih aman dalam pelaksanaan Porprov.

Chairul menyebut APBD Perubahan Kota Payakumbuh sudah disahkan 3 September dan diserahkan ke Provinsi 7 September. Pihaknya masih menunggu proses di tingkat Provinsi Sumbar.

"Karena pemerintah kota juga sudah bersurat ke Pemprov, sayang saja jika dalam kondisi saat ini banyak daerah yang jadinya tidak ikut karena pesertanya hanya sedikit. Kita berharap dengan Porprov yang sudah lama tidak terlaksana dapat diikuti oleh 19 Kabupaten dan Kota," kata Chairul.

Ia menambahkan, hasil Porprov Sumbar akan menjadi cerminan bagi atlet Sumbar yang akan mengikuti PON. Chairul mencontohkan atlet panahan terbaik dari Payakumbuh yang tidak bisa tampil dan meraih medali karena terkendala ketidakikutsertaan.

"Contohnya payakumbuh memiliki atlet terbaik di bidang panahan. Namun karena terkendala ketidakikutsertaan, tidak bisa tampil dan mendapatkan medali sehingga mereka tidak bisa mewakili Sumbar di PON nanti dan itu akan menjadi salah satu indikator," ungkapnya.

Porprov Sumbar 2026 dijadwalkan berlangsung 2-14 Oktober 2026 dengan Kota Solok sebagai tuan rumah pembukaan. Hingga kini, KONI Sumbar belum mengeluarkan keputusan resmi terkait perubahan jadwal.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: langgam.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks