MENTAWAI — Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, siang tadi. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa berkekuatan Magnitudo 3,7 berlokasi di laut, tepatnya 46 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai.
Pusat gempa berada pada koordinat 1,69 Lintang Selatan dan 99,30 Bujur Timur dengan kedalaman 21 kilometer. BMKG mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi di zona megathrust Mentawai.
BMKG menyatakan informasi yang dirilis masih bersifat sementara dan mengutamakan kecepatan. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat guncangan gempa tersebut. BMKG juga belum menerima laporan dari masyarakat terkait getaran yang dirasakan.
Kepulauan Mentawai merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan gempa bumi. Hal ini disebabkan oleh letaknya yang berada di jalur pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas tektonik di zona ini kerap memicu gempa bumi dengan kedalaman bervariasi, dari dangkal hingga menengah.
BMKG mengimbau masyarakat di Kepulauan Mentawai dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat diminta memastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG.
Gempa hari ini menjadi rangkaian aktivitas seismik yang kerap melanda pesisir barat Sumatera. Beberapa gempa sebelumnya juga tercatat mengguncang Nias Utara dan Nias Selatan dalam beberapa hari terakhir, meskipun dengan magnitudo dan lokasi yang berbeda.