PULAU PUNJUNG — Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Dharmasraya, Hasto Kuncoro, mengonfirmasi bahwa Perum Bulog telah menuntaskan distribusi bantuan pangan tahap pertama tahun ini. Pendistribusian menyasar 11 kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Hasto menjelaskan, Bulog bertanggung jawab penuh mendistribusikan bantuan hingga ke tingkat nagari atau desa adat. Setelah tiba di nagari, petugas sosial masyarakat (PSM) yang menyalurkan langsung kepada penerima manfaat.
"Kalau teknisnya, Bulog yang langsung mendistribusikan ke nagari, kemudian penyaluran dilakukan PSM ke penerima manfaat. Kita pemda sifatnya pemantauan, dan pemerintah nagari memberi dukungan teknis di lapangan," ujar Hasto di Pulau Punjung, Kamis.
Dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan jatah 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Hasto memastikan kualitas beras yang disalurkan telah melalui pengecekan sebelum didistribusikan, sehingga layak dikonsumsi.
"Data penerima manfaat ini langsung dari Bulog," tegasnya.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan alokasi untuk periode Januari hingga Juni 2026. Hasto menyebutkan bahwa pendistribusian melibatkan pemerintah kelurahan dan kecamatan agar tepat sasaran.
Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga penerima. Selain itu, program ini dinilai sebagai langkah nyata menjaga stabilitas sosial dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Program ini sekaligus langkah nyata untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan dapat diakses oleh keluarga penerima manfaat," ujarnya.