Pencarian

Bantuan Stimulan Rp967,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera Barat Mulai Disalurkan, 82 Ribu Keluarga Terdampak

Rabu, 17 Juni 2026 • 23:35:01 WIB
Bantuan Stimulan Rp967,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera Barat Mulai Disalurkan, 82 Ribu Keluarga Terdampak
Pemerintah mulai menyalurkan bantuan stimulan Rp967,5 miliar untuk 82 ribu keluarga terdampak bencana di Sumatera Barat.

JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan alokasi anggaran pemulihan bencana untuk wilayah Sumatera terus berlanjut. Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, menyatakan bahwa total dana yang digelontorkan pada periode ini nyaris mencapai Rp1 triliun.

"Hari ini kita menyalurkan bantuan-bantuan untuk bencana Sumatra di 10 kabupaten. Jumlahnya hampir Rp1 triliun yang kita salurkan kali ini, dan akan terus berlanjut pada periode berikutnya jika pendataan sekunder sudah tuntas," kata Saifullah yang didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo.

Bantuan untuk Warga Padang Pariaman

Secara spasial, intervensi pemulihan ini menyasar enam kabupaten dan kota di Aceh, tiga wilayah di Sumatera Utara, serta satu daerah di Sumatera Barat. Kabupaten Padang Pariaman menjadi satu-satunya wilayah di Sumbar yang masuk dalam daftar salur kali ini.

Paket stimulan yang diberikan mencakup tiga komponen utama. Pertama, pemenuhan isi hunian tetap bagi warga yang rumahnya rusak akibat bencana. Kedua, bantuan jaminan hidup (jadup) selama tiga bulan ke depan. Ketiga, program penguatan jaring ekonomi komunal melalui dana bantuan stimulan ekonomi.

Skema Penyaluran dan Validasi Data

Kemensos mendistribusikan bantuan ini melalui layanan PT Pos Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan kecepatan dan ketepatan penyaluran, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota.

Saifullah menegaskan bahwa seluruh data sasaran berbasis kepala keluarga (KK) didasarkan atas usulan resmi pemerintah daerah setempat. Data tersebut telah divalidasi secara ketat oleh Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

Alokasi Terbesar untuk Aceh Tamiang

Pusdatin Kemensos mengkonfirmasi bahwa alokasi dana terbesar pada tahap ini diberikan kepada Kabupaten Aceh Tamiang, yakni senilai Rp448,2 miliar bagi 39.263 keluarga. Disusul Kota Langsa yang mendapatkan Rp374,6 miliar untuk 31.772 keluarga terdampak.

Untuk Sumatera Utara, bantuan diarahkan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Sementara Sumatera Barat hanya menerima alokasi untuk Kabupaten Padang Pariaman, meskipun rincian nominal dan jumlah penerima untuk daerah tersebut belum dirinci secara spesifik dalam konferensi pers.

Pemantauan Pascapenyaluran

Kemensos memastikan personel pendamping sosial di daerah akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala pascapenyaluran. Hal ini bertujuan agar dana stimulan digunakan secara produktif demi memulihkan ketahanan ekonomi keluarga korban bencana.

"Kami pastikan pendamping sosial di lapangan akan memantau penggunaan dana ini agar tepat sasaran," ujar Saifullah.

Bantuan ini merupakan bagian dari fase pemulihan jangka menengah pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera beberapa waktu lalu. Pemerintah berkomitmen melanjutkan penyaluran pada periode berikutnya setelah pendataan sekunder tuntas.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks