PADANG — Kepulangan jemaah haji asal Sumatera Barat memasuki babak akhir. Kloter 12 mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pukul 00.13 WIB, membawa 387 jemaah dan petugas yang sebelumnya menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Berbeda dengan sebelas kloter sebelumnya yang pulang melalui Jeddah, rombongan ini menempuh rute langsung dari Madinah. Mereka disambut jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang dan perwakilan Kementerian Agama setempat.
112 Jemaah Lansia dan Satu Wafat di Makkah
Kloter 12 membawa jemaah dari empat daerah. Rinciannya: Kota Padang 175 orang, Kabupaten Lima Puluh Kota 152 orang, Kota Sawahlunto 53 orang, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai dua orang.
Dari total tersebut, sebanyak 112 orang merupakan jemaah lanjut usia berusia 65 tahun ke atas. Ketua Kloter 12, Ifkar Bahar Parkamin, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran perjalanan.
"Alhamdulillah perjalanan berjalan lancar. Jemaah dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat," ujar Ifkar.
Namun, ada duka yang menyertai kepulangan kali ini. Satu jemaah asal Kota Sawahlunto, Mainusni Marukun (74), meninggal dunia akibat cardiogenic shock saat berada di Makkah.
Penyesuaian Jadwal bagi Empat Jemaah karena Kesehatan
Proses pemulangan mencatat adanya penyesuaian jadwal atau tanazul bagi empat jemaah karena alasan kesehatan. Dua jemaah, Nurhayati Aziz Nuh dan Risman Chatib, telah dipulangkan lebih awal melalui kloter berbeda.
Sementara itu, dua jemaah lainnya, Jasri Abdullah Maran dan Usdarti Abu Nawas, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Madinah. PPIH Debarkasi Padang terus memantau kondisi mereka.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), total jemaah dan petugas Debarkasi Padang yang telah kembali ke tanah air mencapai 4.681 orang. Otoritas haji kini menyisakan dua kloter terakhir yang dijadwalkan tiba dalam beberapa hari ke depan.