Pencarian

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Solok Selatan dan Limapuluh Kota Tiga Hari ke Depan, Warga Lereng Diminta Waspada

Senin, 22 Juni 2026 • 00:19:01 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Solok Selatan dan Limapuluh Kota Tiga Hari ke Depan, Warga Lereng Diminta Waspada
BMKG Minangkabau mengimbau kewaspadaan warga Solok Selatan dan Limapuluh Kota terkait hujan lebat tiga hari ke depan.

PADANG — Masyarakat di kawasan perbukitan, lereng, dan bantaran sungai di Sumatera Barat diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG Minangkabau. Prakirawan BMKG mencatat adanya pergeseran pola hujan yang akan terjadi secara bergantian di beberapa daerah.

Solok Selatan dan Mentawai Hujan Lebat di Awal Pekan

Pada Senin (22/6/2026), hujan berintensitas sedang hingga lebat diprediksi melanda Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Kepulauan Mentawai. Memasuki malam hingga dini hari, hujan ringan diperkirakan meluas ke Limapuluh Kota, Dharmasraya, dan Sijunjung.

Keesokan harinya, Selasa (23/6/2026), BMKG mencatat pergeseran potensi hujan lebat ke wilayah Limapuluh Kota dan Solok Selatan. Sementara daerah lain seperti Agam, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan Dharmasraya diprakirakan hanya mengalami hujan ringan.

Puncak Hujan di Pasaman dan Limapuluh Kota pada Rabu Malam

Memasuki Rabu (24/6/2026), hujan ringan diprediksi terjadi di banyak wilayah Sumatera Barat sejak siang hingga malam hari. Namun, BMKG mengeluarkan peringatan dini khusus untuk Pasaman, Limapuluh Kota, dan Dharmasraya yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada malam hingga dini hari.

Secara umum, suhu udara di Sumatera Barat selama tiga hari ke depan diperkirakan berada pada kisaran 17–32 derajat Celsius. Kelembaban udara mencapai 65–98 persen, dengan kecepatan angin berkisar 4–24 kilometer per jam.

Imbauan untuk Warga di Zona Rawan Bencana

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana agar terus memperbarui informasi cuaca resmi. “Selalu pantau perkembangan cuaca resmi dan waspada terhadap potensi hujan yang dapat memicu banjir maupun longsor,” demikian pernyataan resmi BMKG Minangkabau.

Potensi hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi secara bergantian di sejumlah wilayah ini membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan atau tinggal di daerah dengan kontur tanah labil.

Bagikan
Sumber: katasumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks