SUMATERA BARAT — Threads resmi meluncurkan sejumlah pembaruan signifikan untuk fitur Live Chats. Pembaruan ini mencakup dukungan terjemahan multi-bahasa, alat moderasi baru, dan perluasan akses pembuatan sesi bagi pengguna terpilih. Meta pertama kali memperkenalkan fitur obrolan grup real-time ini pada April lalu.
Terjemahan Otomatis untuk Jangkauan Global
Salah satu tambahan paling krusial adalah fitur terjemahan otomatis di dalam Live Chats. Kini, pengguna dapat mengikuti percakapan dalam bahasa berbeda tanpa meninggalkan aplikasi.
Fitur ini sangat berguna saat diskusi berlangsung di sekitar acara besar yang menarik audiens internasional, seperti Piala Dunia yang tengah berlangsung. Hambatan bahasa tidak lagi menjadi penghalang untuk berpartisipasi dalam polling atau membaca reaksi pengguna lain.
Akses Pembuatan Sesi Diperluas untuk Komunitas
Sebelumnya, hanya sekelompok kecil kreator dan Community Champions yang bisa menjadi tuan rumah sesi Live Chat. Mulai hari ini, seluruh Community Champions mendapatkan izin untuk membuat dan mengelola sesi obrolan mereka sendiri.
Setiap sesi Live Chat dapat menampung hingga 150 pengguna untuk berpartisipasi aktif. Mereka bisa mengirimkan pesan teks, foto, video, tautan, reaksi, hingga mengikuti jajak pendapat. Jika kapasitas penuh, pengguna lain tetap bisa menyaksikan percakapan dan memberikan reaksi.
Host juga kini bisa mengundang hingga tiga co-host untuk membantu memoderasi jalannya diskusi.
Alat Moderasi Lebih Ketat untuk Host
Dari sisi kontrol, Threads memberikan kewenangan baru kepada host untuk menghapus pesan pengguna lain secara permanen dari sesi. Langkah ini memudahkan tuan rumah menjaga kualitas percakapan tetap kondusif.
Sebagaimana dilaporkan TechCrunch, platform juga tengah menguji cara untuk membuat pesan dari host tampil lebih menonjol secara visual di dalam alur chat. Ini akan membantu peserta membedakan pengumuman penting dari obrolan biasa.
Fitur Desktop dan Pesan Tersemat Masih dalam Pengembangan
Meski pembaruan ini sudah bisa dinikmati, ada dua fitur yang masih dikerjakan oleh tim Threads. Dukungan untuk akses desktop dan fitur pesan tersemat (pinned messages) masih dalam tahap pengembangan.
Hingga berita ini diturunkan, Meta belum memberikan jadwal pasti kapan kedua fitur tersebut akan dirilis ke publik.
Pembaruan ini menjadi sinyal bahwa Threads serius mengembangkan fitur komunitas real-time-nya. Platform ini bersaing langsung dengan X (dahulu Twitter) Spaces dan Discord. Bagi pengguna di Indonesia yang aktif mengikuti diskusi global, fitur terjemahan ini jelas menjadi nilai tambah yang patut dicoba.