PESISIR SELATAN — Hendrajoni baru bergabung dengan PSI lima bulan lalu setelah keluar dari Partai NasDem. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mempercayakan posisi Ketua DPW PSI Sumbar kepadanya. Pria yang juga suami dari anggota DPR RI Fraksi NasDem, Lisda, ini mencatatkan tanah dan bangunan sebagai komponen terbesar kekayaannya dalam dokumen LHKPN yang menjadi acuan publik.
Aset Tanah dan Bangunan Dominasi Rp6,77 Miliar
Berdasarkan data LHKPN, Hendrajoni memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan dengan nilai total Rp6,77 miliar. Properti tersebut berlokasi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, serta Kota Tangerang, Banten. Sektor properti menjadi penopang utama total kekayaan yang dilaporkan.
Koleksi Kendaraan Mewah Bernilai Rp550 Juta
Di sektor alat transportasi, bupati yang kembali menjabat untuk periode 2025-2030 ini melaporkan kepemilikan tiga unit kendaraan roda empat. Rinciannya meliputi Honda CR-V tahun 2007 senilai Rp200 juta, Mini Bus Fortuner tahun 2012 senilai Rp200 juta, dan Toyota Camry Sedan tahun 2019 senilai Rp150 juta. Total nilai kendaraan mencapai Rp550 juta.
Selain itu, Hendrajoni mencatatkan harta bergerak lainnya sebesar Rp442 juta serta kas dan setara kas senilai Rp428,2 juta. Dalam laporan tersebut, ia tidak mencantumkan kepemilikan surat berharga atau harta lainnya.
Tanpa Utang, Total Kekayaan Bersih Rp8,19 Miliar
Menariknya, Hendrajoni tercatat tidak memiliki utang dalam LHKPN tersebut. Dengan demikian, total harta kekayaan bersihnya sama persis dengan nilai keseluruhan aset yang dilaporkan, yakni Rp8.190.200.000. Laporan ini disampaikan saat ia mencalonkan diri sebagai bupati pada Pemilu 2024.
Penunjukan Hendrajoni sebagai Ketua DPW PSI Sumbar oleh Kaesang Pangarep didasari penilaian terhadap rekam jejaknya sebagai pekerja keras di dunia politik. Ia telah menjabat sebagai Bupati Pesisir Selatan untuk dua periode, yakni 2016-2021 dan 2025-2030.