PAINAN — Ribuan perantau dari 14 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKPS se-Indonesia, termasuk delegasi dari Provinsi Riau, hadir dalam pembukaan Rakernas I DPP PKPS di Painan Convention Center. Acara yang berlangsung meriah itu juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan wali nagari se-Pesisir Selatan.
Lima Program Unggulan yang Butuh Dukungan Perantau
Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni memaparkan lima program unggulan (Progul) yang tengah direalisasikan pemerintah daerah. Kelima program itu adalah Nagari Kanyang (ketahanan pangan), Nagari Sehat (kesehatan), Nagari Pandai (pendidikan), Nagari Mangaji (pendidikan agama), dan Nagari Sejahtera (perekonomian).
“Kita baru saja mengalami bencana alam yang cukup parah. Namun kita segera bangkit memulihkan pasca bencana. Tidak saja membangun infrastruktur tetapi juga hunian tetap dari korban bencana, terutama di Kecamatan Bayang Utara,” kata Hendrajoni di hadapan peserta rakernas.
Perantau Siap Seayun Selangkah dengan Pemkab
Ketua Umum DPP PKPS Adi Karsyah menegaskan bahwa organisasinya akan berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah daerah. Ia menyebut pihaknya siap membantu merealisasikan program-program pembangunan di kampung halaman.
“Kita sangat mendukung program Nagari Mangaji dalam menyiapkan generasi muda yang Islami. Kita dari PKPS akan bantu seribu Al Quran untuk dibagikan ke nagari-nagari,” ujar Adi Karsyah.
Kebulatan Tekad Berantas Penyakit Masyarakat
Dalam pembukaan rakernas, Sekretaris Jenderal DPP PKPS Bakri Maulana membacakan kebulatan tekad organisasi. Salah satu poin pentingnya adalah dukungan penuh terhadap pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) di Pesisir Selatan.
Rakernas yang berlangsung sejak 7 Juli 2026 ini juga diisi dengan kegiatan Jalan Sehat dan Aksi Bersih Pantai Carocok. Acara akan ditutup pada Kamis (9/7) dengan pembacaan rekomendasi, termasuk tekad untuk mengintegrasikan potensi ranah (kampung halaman) dan rantau (perantauan) dalam membangun daerah.