PARIAMAN TIMUR — Wali Kota Pariaman Yota Balad mengungkapkan bahwa MTQ ke-VI Kecamatan Pariaman Timur merupakan bagian dari program unggulan Balad-Mulyadi, yakni Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak). Program ini berfokus pada pembangunan bidang keagamaan dan akhlak mulia masyarakat.
Melalui program Satu Keluarga Satu Hafidz, Pemko Pariaman menargetkan setiap rumah tangga di Kota Pariaman memiliki anggota keluarga yang menjadi penghafal Al-Qur’an. "Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik dilaksanakannya kembali MTQ ini. Kegiatan ini selaras dengan program unggulan mewujudkan Kota Pariaman yang risalah, berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan," ujar Yota Balad dalam sambutannya.
Lima Cabang, Empat Lokasi, 18 Paket Kejuaraan
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pariaman Timur, Ahmad Syaukani menjelaskan MTQ berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026. Sebanyak 18 paket kejuaraan diperebutkan dalam lima cabang perlombaan yang tersebar di empat lokasi berbeda.
- Cabang Tilawah (anak, remaja, dewasa) — Mimbar Utama Kantor Camat Pariaman Timur
- Cabang Tartil (golongan dasar, menengah, umum) — Surau Jambu Desa Sungai Pasak
- Cabang Khutbah dan MSQ — Mesjid Raya Sungai Pasak
- Cabang Hifzil Qur’an (1 juz tilawah dan 1 juz nin tilawah) — Mesjid Raya Cubadak Mentawai
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Membumikan Al-Qur’an
Wali Kota Yota Balad menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar mengejar piala. "Tampilkanlah keahlian dan keindahan bacaan Al-Qur’an dengan keikhlasan niat. Jadikan ajang ini sebagai sarana memperdalam pemahaman agama," pesannya kepada para peserta. Ia juga meminta dewan hakim memberikan penilaian objektif demi melahirkan wakil terbaik ke MTQ tingkat kota.
Ahmad Syaukani menambahkan, selain meningkatkan syiar Islam dan mempererat ukhuwah islamiah, MTQ ini bertujuan menyeleksi qori, qoriah, hafizh, dan hafizhah terbaik dari Kecamatan Pariaman Timur. "Semoga pelaksanaan ini tidak hanya melahirkan generasi Qur’ani berprestasi, tetapi juga membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Pariaman Timur yang religius dan berakhlak mulia," tutupnya.