PADANG PANJANG — Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan bahwa stunting bukan sekadar masalah pertumbuhan fisik anak, melainkan menyangkut kualitas sumber daya manusia yang menentukan masa depan daerah dan bangsa. Ia menyebut pencegahan harus dimulai sejak remaja, masa kehamilan, hingga periode tumbuh kembang anak.
"Pencegahan stunting harus menjadi perhatian bersama. Upaya ini tidak bisa dimulai saat anak lahir saja, tetapi sejak remaja, masa kehamilan, hingga periode tumbuh kembang anak," ujar Hendri Arnis saat membuka acara tersebut.
Mengapa Remaja Juga Disasar dalam Program Ini?
Pemerintah kota menyadari bahwa calon ibu yang sehat adalah kunci utama mencegah stunting. Karena itu, Pekan Zero New Stunting yang berlangsung tiga hari itu tidak hanya diikuti ibu hamil dan ibu balita, tetapi juga remaja tingkat SMP dan SMA atau sederajat.
Para peserta mendapatkan edukasi tentang pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pola asuh tepat, serta kesehatan reproduksi. Materi ini dirancang agar remaja putri tumbuh sehat dan siap menjadi calon ibu yang melahirkan generasi bebas stunting.
Tablet Tambah Darah Jadi Andalan di Sekolah
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Pemkot Padang Panjang terus menjalankan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri di sekolah. Program ini bertujuan mencegah anemia yang kerap menjadi pemicu stunting pada anak yang dilahirkan kelak.
Hendri Arnis optimistis target zero new stunting bisa tercapai jika semua pihak bergerak bersama. "Membangun sumber daya manusia yang unggul dimulai dari memastikan setiap anak tumbuh sehat sejak dalam kandungan," katanya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Menurut wali kota, keberhasilan menekan angka stunting membutuhkan keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, keluarga, hingga masyarakat. Ia mengajak warga menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan gizi, serta disiplin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran.
Kegiatan yang mengusung tema "Bahagia Ibu Hamilnya, Ceria Balitanya, Cerah Masa Depannya" ini merupakan bagian dari strategi daerah dalam mencegah munculnya kasus stunting baru melalui edukasi dan penguatan layanan kesehatan.
Pemkot Padang Panjang berharap Pekan Zero New Stunting mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor. Target akhirnya adalah mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.