Pencarian

Menteri PU Minta Pemprov Sumbar Usulkan Perubahan Trase Kelok 44, Jalan Manggopoh-Padang Luar Terus Ambles

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 21:45:01 WIB
Menteri PU Minta Pemprov Sumbar Usulkan Perubahan Trase Kelok 44, Jalan Manggopoh-Padang Luar Terus Ambles
Menteri PU meninjau titik badan jalan yang terban di Ruas Jalan Provinsi Manggopoh-Padang Luar (Kelok 44), Kabupaten Agam, Jumat (31/7/2026).

AGAM — Menteri PU Dody Hanggodo menilai struktur tanah di sepanjang Ruas Jalan Provinsi Manggopoh-Padang Luar (Kelok 44) sudah tidak memadai untuk dipertahankan dalam jangka panjang. Arahan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Jumat (31/7/2026), didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar, Armizoprades, yang mewakili Gubernur.

Peninjauan ini merupakan bagian dari agenda pemantauan infrastruktur strategis di Sumbar yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025 lalu. Selain Kelok 44, rombongan juga mengecek Sabo Dam Batang Tumayo di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, serta Ruas Jalan Provinsi Sicincin--Malalak.

Arahan Menteri PU: Ganti Trase, Bukan Perbaikan Tambal Sulam

Di lokasi, Menteri PU melihat langsung sejumlah titik badan jalan yang terban. Ia menegaskan perbaikan konvensional tidak lagi efektif karena pergerakan tanah yang terus terjadi.

"Karena itu, Menteri PU mengarahkan agar Pemprov Sumbar segera menyiapkan usulan perubahan trase jalan sebagai alternatif penanganan yang lebih permanen dan berkelanjutan," demikian bunyi pernyataan resmi yang diterima redaksi.

Langkah ini dinilai penting agar proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pembangunan dapat dipercepat. Menteri juga meminta rencana tersebut segera dibahas bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk dikaji secara teknis.

Fungsi Sabo Dam Batang Tumayo dan Jalan Sicincin-Malalak

Pada kesempatan yang sama, Menteri PU meninjau Sabo Dam Batang Tumayo yang berperan vital dalam mengurangi potensi bahaya banjir lahar dan material vulkanik dari Gunung Marapi. Infrastruktur pengendali sedimen ini menjadi prioritas karena kawasan tersebut masuk radius rawan bencana.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Ruas Jalan Provinsi Sicincin--Malalak. Jalan ini merupakan salah satu akses penghubung antarwilayah di Sumbar yang juga sempat terdampak bencana.

Respons Pemprov Sumbar: Koordinasi dengan BPJN Segera Dilakukan

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Armizoprades, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti. Koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional akan dilakukan untuk membahas alternatif perubahan trase beserta kajian teknisnya.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga akan menyiapkan usulan perubahan Rencana Aksi Menteri Pekerjaan Umum agar proses penanganan Ruas Jalan Manggopoh--Padang Luar dapat segera ditindaklanjuti," ujar Armizoprades.

Pemprov Sumbar menyambut baik perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, dukungan ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan penanganan yang lebih efektif, terutama pada ruas jalan strategis yang selama ini bermasalah akibat kondisi geologi.

Bagikan
Sumber: jernihnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks