Pencarian

SABA Fest 2026 di Taman Budaya Sumbar Libatkan Anak Disabilitas, Ada Pameran Karya hingga Workshop Batik

Rabu, 05 Agustus 2026 • 19:48:31 WIB
SABA Fest 2026 di Taman Budaya Sumbar Libatkan Anak Disabilitas, Ada Pameran Karya hingga Workshop Batik
Puluhan anak dari berbagai sanggar dan komunitas memadati Taman Budaya Sumatera Barat untuk mengikuti pembukaan SABA Fest 2026.

PADANG — Puluhan anak dari berbagai sanggar dan komunitas memadati Taman Budaya Sumatera Barat (Sumbar) sejak Rabu pagi. Mereka bukan sekadar pengunjung, melainkan peserta SABA Fest 2026 yang resmi dibuka untuk merayakan Hari Anak Nasional (HAN). Yang membedakan tahun ini, panggung yang sama juga menjadi tempat unjuk gigi bagi anak-anak penyandang disabilitas.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. Devid, menyebut festival ini sengaja dirancang sebagai wadah kolaborasi. Sejak pertama digelar pada 2024, SABA Fest konsisten mempertemukan anak-anak reguler dan disabilitas dalam satu ruang kreatif.

"Tahun 2026 ini hadir dengan skala yang lebih besar dan lebih beragam," ujarnya saat ditemui di sela-sela pembukaan.

Anak Disabilitas Tampilkan Karya yang Sudah Bernilai Jual

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaiful Bahri, yang membuka acara secara resmi, menyoroti potensi besar para peserta istimewa tersebut. Ia menilai bakat yang mereka miliki sering kali melebihi dugaan banyak orang.

"Mereka punya bakat yang harus kita gali. Bahkan sudah ada karya yang bernilai jual," kata Syaiful.

Menurutnya, kehadiran anak-anak disabilitas di ajang ini bukan sekadar pelengkap. Justru mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi lahirnya karya yang bermutu.

"Yang terpenting adalah membangkitkan kepercayaan diri bahwa mereka memiliki kemampuan yang luar biasa," tegasnya.

Dua Hari Penuh: Dari Pameran 50 Peserta hingga Workshop Keramik

Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung dapat menikmati beragam agenda. Selain pameran karya dari sekitar 50 peserta, panitia menyiapkan pertunjukan musik, tari, teater, dan pembacaan sastra.

Untuk menarik minat anak-anak, tersedia pula workshop membatik dan membuat keramik. Berbagai permainan edukatif juga disiapkan agar suasana tetap meriah.

Kegiatan ini melibatkan sekolah, sanggar seni, dan komunitas budaya. Dinas Sosial serta Dinas Pendidikan turut dilibatkan, begitu pula pihak swasta, sebagai bentuk dukungan bersama terhadap perkembangan seni budaya di Sumbar.

Kurator Siap Seleksi Karya Terbaik untuk Festival Lebih Besar

Panitia tidak berhenti pada perayaan dua hari ini. Sejumlah karya terbaik yang dipamerkan akan diseleksi oleh kurator untuk ditampilkan pada festival seni berskala lebih besar di masa mendatang.

"Seluruh komunitas, penikmat, dan pemerhati seni budaya kita libatkan. Banyak cabang seni yang ikut serta dan semuanya terlibat. Ini yang membuat SABA Fest menjadi istimewa," ungkap Syaiful Bahri.

Langkah lanjutan juga disiapkan Taman Budaya Sumbar dengan menjalin kerja sama bersama pegiat seni dari Yogyakarta. Rencananya, kegiatan seni bersama tersebut akan digelar selama sebulan penuh pada September hingga Oktober mendatang.

Bagi warga Padang dan sekitarnya yang belum sempat hadir, rangkaian acara masih berlangsung hingga Kamis hari ini. Kesempatan untuk menyaksikan langsung kolaborasi seni lintas kemampuan ini masih terbuka di Taman Budaya Sumbar.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katasumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks