Pencarian

SMAN 2 Bukittinggi Akhiri Dominasi Don Bosco di Honda DBL Sumatera Barat, 29 Tim Putra Bertarung

Minggu, 23 Agustus 2026 • 15:11:32 WIB
SMAN 2 Bukittinggi Akhiri Dominasi Don Bosco di Honda DBL Sumatera Barat, 29 Tim Putra Bertarung
SMAN 2 Bukittinggi meraih gelar juara Honda DBL Sumatera Barat 2026 setelah mengalahkan SMA Don Bosco Padang dengan skor 57-50.

PADANG — Peta persaingan basket pelajar Sumatera Barat berubah total di Honda DBL with Kopi Good Day 2026. Singo Radjo, julukan SMAN 2 Bukittinggi, sukses menumbangkan raksasa SMA Don Bosco Padang di partai puncak. Kemenangan 57-50 ini menjadi penanda berakhirnya era dominasi Don Bosco yang tiga tahun berturut-turut merebut gelar.

Don Bosco Tetap Kokoh di Sektor Putri

Jika di kategori putra takluk, lain halnya dengan tim putri SMA Don Bosco Padang. Mereka kembali menunjukkan kekuatan dengan mengalahkan Adabiah 2 lewat skor 49-41. Gelar ini memperpanjang tradisi juara mereka di ajang bergengsi antar pelajar tersebut.

Partisipasi sekolah tahun ini tercatat paling ramai dalam beberapa musim terakhir. Kategori putra diikuti 29 tim SMA sederajat dan delapan tim SMP. Sementara kategori putri melibatkan 15 tim SMA sederajat serta empat tim SMP.

Turnamen Jadi Etalase Pembinaan Atlet Muda Sumbar

Wali Kota Padang Fadly Amran menilai kompetisi seperti ini bukan sekadar ajang mencari juara. Ia menyebut ekosistem pembinaan atlet justru terbentuk dari persaingan ketat antar sekolah sejak dini.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Honda DBL ini karena menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet basket yang handal,” kata Fadly saat menghadiri closing ceremony.

Fadly menambahkan, kompetisi itu sejalan dengan Program Padang Balomba sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Juara. Ia berharap turnamen terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelajar.

Jalur Menuju DBL Camp dan All-Star

Bagi para pemain, tampil di Honda DBL membuka peluang lebih besar untuk melanjutkan karier. Atlet terbaik berpeluang mengikuti seleksi DBL Camp untuk mendapatkan kesempatan menuju DBL Indonesia All-Star.

“Semakin banyak pelajar yang terlibat, semakin besar peluang lahirnya atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi,” ujarnya.

Dengan berakhirnya kompetisi, gelar juara memang telah ditentukan. Namun, persaingan ketat musim ini memperlihatkan bahwa pembinaan basket pelajar Sumatera Barat terus bergerak menuju level yang semakin kompetitif.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pasbana.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks