Pencarian

Ponpes Ash-Habul Yamin Agam Jalin Kerja Sama dengan SMP Atlantis Depok, Bekali 2.000 Santri Keterampilan Wirausaha

Minggu, 25 Oktober 2026 • 10:46:32 WIB
Ponpes Ash-Habul Yamin Agam Jalin Kerja Sama dengan SMP Atlantis Depok, Bekali 2.000 Santri Keterampilan Wirausaha
Pengasuh Ponpes Ash-Habul Yamin, Akmal Hadi, menyebut kajian kitab klasik tetap menjadi khittah wajib pesantren.

AGAM — Pengasuh Ponpes Ash-Habul Yamin, Dr (Cand) Akmal Hadi, menyebut kajian kitab klasik tetap menjadi khittah wajib pesantren. Namun, ponpes yang memiliki hampir dua ribu santri dan santriwati itu juga membekali mereka dengan keterampilan kewirausahaan sebagai bekal masa depan.

Kerja sama dengan Atlantis Enterpreneur School menjadi salah satu wujud pembekalan tersebut. AES merupakan sekolah yang berkonsentrasi pada pembelajaran enterpreneur dan disebut sebagai salah satu yang terfavorit di Provinsi Jawa Barat.

Isi Kerja Sama: Pembelajaran Wirausaha untuk Santri

Akmal Hadi menjelaskan, kerja sama ini berbentuk mitra pembelajaran enterpreneur dengan sekolah luar. Pihaknya ingin santri mendapat keterampilan yang bermanfaat setelah menamatkan pendidikan di pondok.

"Kajian dan pembelajaran kitab klasik itu adalah khittah wajib pondok pesantren ini, namun untuk keterampilan Santri dan akan bermanfaat tentunya dikemudian hari adalah dalam bidang kewirausahaan," ujar pria yang akrab disapa Buya Datuok Bilang Sikoto itu.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Ponpes Ash-Habul Yamin dan dihadiri Owner AES Dr Musmulyadi, S.Ag, M.Pd. Musmulyadi merupakan putra Nagari Lasi, Kecamatan Candung, atau berasal dari daerah yang sama dengan ponpes tersebut.

Atlantis Enterpreneur School Siap Perluas Kerja Sama di Sumatera Barat

Musmulyadi menyampaikan terima kasih atas jalinan kerja sama dengan ponpes di luar Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kerja sama ini direncanakan berlanjut dan pihaknya tengah menyiapkan nota kesepahaman dengan pondok pesantren lain di Nusantara.

"Yang jelas, kerjasama kita persiapkan untuk Ponpes Ashhabul Yamin dulu, ke depannya kita juga akan jalin MoU dengan Pondok-pondok lain di Sumatera Barat khusus dalam pendidikan mandiri kewirausahaan," katanya.

Ia menilai pelatihan pembekalan enterpreneur bersifat keterampilan dan mengasah skill pelajar. Bekal itu diharapkan berguna setelah mereka menamatkan pendidikan pemondokan.

"Yang namanya pelatihan dan pembekalan Kewirausahaan, tentu kegunaannya sangat banyak, dan diharapkan implementasi dari pelatihan ini adalah bentuk kesinambungan dan kesungguhan dalam mengikutinya," ujar Musmulyadi.

Hampir 2.000 Santri, Tetap Jaga Tradisi Kitab Klasik

Ponpes Ash-Habul Yamin saat ini menampung hampir dua ribuan santri dan santriwati. Puluhan guru atau adzatidz serta ratusan penyantun dari se-Tanah Air turut mendukung kegiatan pembelajaran di ponpes tersebut.

Pesantren yang didirikan Sjech Zamzami Yunus itu tetap eksis mengajarkan ilmu keagamaan secara global. Tradisi talaqqi kitab klasikal, kholaqah, dan mudzakaroh tetap dijalankan untuk mencetak ulama masa depan.

Selain itu, ponpes ini disebut sebagai pesantren ramah anak. Targetnya, alumni tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga tumbuh sebagai pengusaha berkat pembekalan kewirausahaan dan keterampilan yang diberikan selama menempuh pendidikan.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ontime.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks