PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) menggandeng Elsevier, penerbit ilmiah global, dalam workshop optimalisasi ScienceDirect dan LeapSpace yang digelar di Laboratorium Komputer kampus setempat, Rabu (17/6). Kegiatan ini menyasar puluhan dosen muda dari sepuluh fakultas dengan harapan mereka menjadi motor penggerak publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Acara dibuka oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNP, Prof. Anton Komaini, yang mewakili Rektor. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa dosen muda harus memanfaatkan fasilitas workshop dari Elsevier sebagai modal awal meningkatkan kualitas riset.
"Kami sangat berharap kepada dosen muda yang kami rekrut di sepuluh fakultas, publikasi yang akan datang di fakultas bisa dimotori oleh para dosen muda. Memanfaatkan fasilitas workshop yang diberikan oleh Elsevier, ini adalah usaha yang kita lakukan untuk melakukan publikasi berkualitas," ujar Prof. Anton Komaini.
Rektor UNP melalui sambutan yang dibacakan juga berpesan agar civitas akademika mengoptimalkan ScienceDirect sebagai sumber referensi utama. Sebab, sebagian besar jurnal bereputasi Scopus Q1 bersumber dari basis data tersebut.
Workshop menghadirkan Dr. Johan Jang, Strategic Engagement Manager Elsevier untuk Asia Tenggara, sebagai narasumber utama. Ia memandu peserta memahami fitur LeapSpace dan strategi memanfaatkan ScienceDirect untuk menyusun karya ilmiah yang layak terbit di jurnal internasional.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Penerbitan UNP, Prof. Dr. Asrul Huda. Ia berharap workshop ini menjadi langkah strategis UNP dalam memperkuat kapasitas riset dan publikasi ilmiah, sekaligus memantapkan posisi kampus sebagai World Class University.
Rektor UNP mendorong setiap dosen untuk lebih produktif sebagai bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yakni mengajar, mendidik, mengabdi, dan meneliti. Keberadaan dosen, kata Rektor, harus memberi dampak nyata bagi masyarakat melalui riset yang berkualitas.
Workshop ini merupakan bagian dari upaya UNP menjawab tantangan publikasi ilmiah di tingkat global. Dengan pendampingan dari Elsevier, UNP berharap jumlah artikel yang terindeks Scopus dan bereputasi Q1 bisa meningkat signifikan dalam waktu dekat.