Pencarian

Pemkot Payakumbuh Luncurkan Program Kelas BerNALAR, Guru SD Dibekali Modul Literasi-Numerasi Kontekstual

Jumat, 19 Juni 2026 • 15:20:31 WIB
Pemkot Payakumbuh Luncurkan Program Kelas BerNALAR, Guru SD Dibekali Modul Literasi-Numerasi Kontekstual
Dinas Pendidikan Payakumbuh luncurkan program Kelas BerNALAR untuk penguatan literasi dan numerasi siswa SD.

PAYAKUMBUH — Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh meluncurkan program Kelas BerNALAR, akronim dari BerNumerasi Aplikatif dan BerLiterasi Aktual dan Relevan. Program ini menyasar penguatan kompetensi dasar siswa SD yang selama ini masih menjadi catatan dalam capaian mutu pendidikan daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira mengatakan bahwa data capaian mutu pendidikan dan Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan tahun 2025 menunjukkan perlunya langkah inovatif dan berkelanjutan. “Kondisi ini menuntut kita menghadirkan perubahan nyata di ruang-ruang kelas,” ujarnya dalam sambutan di workshop tersebut.

Apa yang Berbeda dari Kelas BerNALAR?

Program ini menerapkan pembiasaan “15 Menit BerNALAR” di awal pembelajaran. Aktivitasnya mencakup membaca, memahami, menganalisis, berdiskusi, dan mengaitkan materi dengan konteks nyata sehari-hari. Tidak sekadar membaca dan berhitung, siswa didorong untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah.

Nalfira menekankan bahwa literasi dan numerasi bukan hanya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. “Tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir kritis, bernalar, berkomunikasi, dan memecahkan masalah yang dibutuhkan peserta didik di masa depan,” katanya.

Guru Jadi Ujung Tombak Transformasi

Workshop implementasi dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam merancang pembelajaran literasi dan numerasi yang kontekstual. Materi pelatihan mencakup pengembangan modul dan asesmen berkualitas, pemanfaatan teknologi digital serta kecerdasan artifisial secara bijak, dan penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

“Saya berharap workshop ini tidak hanya menghasilkan pemahaman, tetapi juga melahirkan praktik nyata yang dapat langsung diterapkan di kelas,” tegas Nalfira.

Proyek Perubahan dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Syafni Hasni menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) yang diaktualisasikan melalui kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kegiatan ini menjadi upaya konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pengembangan perangkat pembelajaran yang sistematis dan berkelanjutan.

Program Kelas BerNALAR juga selaras dengan arah kebijakan nasional, termasuk penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta implementasi pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan mendalam. Inovasi ini masuk dalam visi “Payakumbuh Maju Bermartabat” di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman.

Target utama program ini adalah menghasilkan modul pembelajaran yang dapat digunakan guru sekolah dasar dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: semangatnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks