Ribuan Akun Palsu Mr Beast di Threads Terkait Jaringan Penipuan Kripto Raksasa, Begini Modusnya

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 20:19:31 WIB
Ribuan akun palsu Mr Beast di Threads diduga terlibat dalam jaringan penipuan kripto.

SUMATERA BARAT — Pengguna aktif Threads dalam setahun terakhir pasti familiar dengan pola ini: akun anonim membalas postingan populer dengan kalimat tak jelas seperti "serutan pensil melengkung seperti pikiran". Balasan itu disertai tangkapan layar buram dari koran The Times edisi palsu yang mengklaim Mr Beast membagikan uang. Ada pula gambar karangan bunga dengan iPhone.

Menurut Zach Edwards, peneliti keamanan senior di Infoblox, pola ini bukan sekadar spam biasa. "Jaringan ini adalah monster untuk A/B testing," katanya kepada Engadget. Pelaku sengaja menguji variasi konten untuk mencari tahu mana yang paling efektif lolos dari radar Meta dan paling cepat viral.

Edwards mengidentifikasi lebih dari 10.000 domain situs "kripto kasino" yang terhubung dengan jaringan akun spam ini. Engadget sendiri menemukan puluhan akun di Threads yang mempromosikan situs-situs tersebut. Beberapa di antaranya sudah mengumpulkan ratusan ribu tayangan dalam 30 hari terakhir.

Mengapa Mr Beast dan Threads Jadi Sasaran Empuk

Mark Beare, kepala divisi konsumen Malwarebytes, menyebut Mr Beast kini menjadi figur publik paling banyak dipakai dalam skema penipuan—mengalahkan nama-nama seperti Elon Musk. "Mereka mencoba memberi makan algoritma, dan setiap platform punya algoritma berbeda," ujarnya.

Strategi membalas postingan populer bukan kebetulan. Meta sendiri mengakui setengah dari total tayangan di Threads berasal dari kolom balasan. Ditambah gambar buram yang memaksa pengguna memperbesar layar, taktik ini dirancang memperpanjang waktu interaksi dan memicu amplifikasi algoritmik.

Yang membedakan serangan ini dari spam pada umumnya: tidak ada tautan mencolok di teks utama. URL situs penipuan disembunyikan di dalam gambar tangkapan layar resolusi rendah. Sistem deteksi berbasis AI pun kesulitan menjangkaunya. "Domain mereka ketahuan terlalu cepat jika ditanam langsung di postingan, jadi mereka menguburnya dan membuat pengguna merasa seperti berburu harta karun," jelas Edwards.

Skema "Bonus Palsu" yang Menguras Dompet

Situs-situs yang dipromosikan umumnya menjalankan skema deposit sederhana. Pengguna diiming-iming bonus pendaftaran atau "uang gratis" setelah memasukkan kode promo dari spam Mr Beast. Begitu masuk, mereka disuguhi mesin slot online dan permainan kasino sederhana.

Engadget mencoba langsung salah satu situs tersebut. Setelah memasukkan kode promo, muncul notifikasi bahwa pengujinya "termasuk pemenang Promosi Bonus Event senilai 10 juta dolar" dan mendapat hadiah 3.000 dolar AS (sekitar Rp 49,5 juta). Untuk menarik hadiah, korban diminta memasukkan alamat dompet kripto atau nomor kartu kredit.

"Biasanya begitu: daftar untuk bonus deposit, lalu sistem menunjukkan imbal hasil palsu, lalu mendorong Anda menyetor lebih banyak uang," kata Edwards. "Mereka tidak mencari penipuan jangka panjang, mereka mencari keuntungan cepat."

Apa yang Bisa Pengguna Lakukan?

Hingga berita ini ditulis, Meta belum memberikan pernyataan resmi mengenai jaringan spam ini. Namun, pengguna Threads bisa mulai waspada terhadap pola balasan aneh dengan gambar buram yang mengklaim ada "promosi" atau "proyek baru" dari figur publik terkenal.

Jangan pernah mengklik tautan yang disembunyikan di dalam gambar. Jangan memasukkan data pribadi atau informasi keuangan di situs yang tidak dikenal. Jika menemukan akun mencurigakan, laporkan langsung ke Meta melalui fitur report yang tersedia di setiap postingan.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top