SUMATERA BARAT — BYD resmi mengonfirmasi kehadiran Great Han—atau DaHan di pasar China—sebagai sedan listrik flagship tertinggi di jajaran Dynasty. Lu Tian, General Manager BYD Dynasty Series, menyatakan mobil ini akan diperkenalkan di ajang Chengdu Motor Show bulan depan dan menjanjikan "more surprises await".
Klaim utama Great Han ada pada jarak tempuh hingga 1.008 km (CLTC) sekali cas. Angka itu dicapai berkat paket baterai Blade 2.0 yang dipadukan dengan sistem Flash Charging. Dengan charger 1.500 kW, pengisian dari 10% ke 70% hanya butuh lima menit, dan dari 10% ke 97% selesai dalam sembilan menit.
Teknologi baterai terbaru BYD ini menjadi tulang punggung Great Han. Meski spesifikasi detail kapasitas kWh belum dirilis, BYD menjamin kecepatan pengisian yang belum pernah ada di segmen ini. Flash Charging 1.500 kW memungkinkan?? mengisi daya setara 400 km dalam waktu setara ngopi. Pesaing seperti Tesla Supercharger V4 saat ini baru mencapai 350 kW.
Dengan jarak tempuh 1.008 km, Great Han melampaui Lucid Air Grand Touring (830 km EPA) dan Tesla Model S Plaid (sekitar 640 km EPA). Namun perlu diingat, siklus CLTC di China cenderung lebih optimistis dibandingkan EPA Amerika atau WLTP Eropa.
Great Han punya panjang 5.256 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.510 mm, dan wheelbase 3.130 mm. Bandingkan dengan Tesla Model S yang panjangnya 5.021 mm dan lucid Air 4.975 mm. BYD jelas menyasar pengguna yang mencari ruang kabin super lega, setara Mercedes S-Class LWB (5.289 mm).
Dari segi bobot dan material, BYD belum memberikan angka pasti. Tapi mengingat penggunaan Blade Battery generasi kedua, kemungkinan berat kosong berada di kisaran 2,2–2,5 ton, kompetitif untuk ukuran D-segment listrik berperforma tinggi.
Great Han akan ditawarkan dalam dua pilihan drivetrain. Single motor belakang (RWD) menghasilkan 370 kW (setara 496 dk). Dual motor all-wheel drive (AWD) mengombinasikan daya hingga 570 kW atau 764 dk. Belum ada klaim akselerasi 0-100 km/jam, tapi dengan tenaga sebesar itu, performa pasti di bawah tiga detik untuk varian AWD.
Pilihan konfigurasi ini menempatkan Great Han langsung di hadapan Porsche Taycan Turbo S dan Tesla Model S Plaid. Namun BYD kemungkinan menonjolkan efisiensi dan kenyamanan jelajah jarak jauh, bukan hanya sekadar kecepatan.
BYD belum mengumumkan harga Great Han. Sebagai patokan, SUV saudaranya, Great Tang, sudah dibuka pre-order mulai 250.000 yuan (sekitar Rp 573 juta dengan kurs Rp 16.000). Lu Tian mengindikasikan harga sedan flagship ini "mungkin sedikit lebih rendah" dari SUV tersebut. Jika benar, Great Han bisa dibanderol mulai 230.000–240.000 yuan atau sekitar Rp 527–550 juta untuk varian entry.
Di Indonesia, BYD belum mengonfirmasi kehadiran Great Han. Namun mengingat kesuksesan Dolphin dan Seal di pasar lokal, bukan tidak mungkin sedan flagship ini masuk dalam rencana ekspansi BYD Motor Indonesia ke segmen premium.
Video pengintaian pertama memperlihatkan desain eksterior Great Han secara penuh—garis atap coupe-like, lampu LED tipis, dan grille tertutup khas EV. BYD dijadwalkan membeberkan detail interior, fitur ADAS, dan konfigurasi akhir pada 21 Agustus 2026.